J&K CM Omar Abdullah mendukung upaya untuk melanjutkan dialog dengan Pakistan

Ketua Menteri Jammu dan Kashmir Omar Abdullah. Berkas | Kredit Foto: Ketua Menteri Hindu J&K Omar Abdullah pada hari Kamis (2 Juli 2026) mendukung inisiatif yang mengupayakan dimulainya kembali dialog antara India dan Pakistan, dengan mengatakan “partainya ingin hubungan antar negara tetangga membaik”. Ketua RSS Mohan Bhagwat menyatakan bahwa India dan Pakistan harus berbicara satu sama lain dan menjalin hubungan persahabatan. Tidak ada seorang pun yang keberatan jika RSS mengatakannya.” Mengingat pernyataan yang dibuat oleh mantan Perdana Menteri, mendiang pemimpin BJP Atal Bihari Vajpayee, Bapak Abdullah mengatakan, “Tuan Vajpayee akan mengatakan ‘seseorang dapat berganti teman tetapi tidak boleh bertetangga’. Kami juga ingin hubungan antar tetangga membaik.” Ia mengatakan ketegangan lintas batas antara India dan Pakistan telah berlangsung selama beberapa dekade dan memburuk setelah peristiwa tersebut. Serangan teror Pahalgam tahun lalu. “Posisi kami dalam berdialog dengan Pakistan bukanlah hal baru. Hal ini sudah konsisten selama beberapa dekade. Namun ketika kami berbicara, kami dituduh anti-nasional. Mengapa pernyataan serupa yang dibuat oleh para pemimpin Jammu dan Kashmir mengundang kritik tajam, sementara pernyataan yang mendukung dialog oleh para pemimpin senior RSS tidak?” tambahnya. “Permohonan baru-baru ini yang diajukan oleh lebih dari 100 warga terkemuka dari kedua negara mencerminkan sentimen yang telah lama diungkapkan di seluruh spektrum politik. Jika seruan untuk perdamaian dan keterlibatan disambut baik oleh beberapa pihak, hal tersebut tidak boleh menjadi kontroversial ketika disuarakan dari Jammu dan Kashmir,” katanya. Abdullah menambahkan, tidak boleh ada keberatan untuk menganjurkan dialog dan normalisasi hubungan antara India dan Pakistan. Diterbitkan – 03 Juli 2026 01:49 IST


Diterbitkan : 2026-07-02 20:19:00

sumber : www.thehindu.com