Sporting Clube de Portugal mendapat perubahan merek berdesain tinggi yang terinspirasi oleh tahun 40-an


Ketika salah satu klub olahraga terbesar di dunia, Sporting Clube de Portugal (SCP), didirikan pada tahun 1906, fokusnya adalah pada satu kode: “Kembangkan manusianya, lalu atletnya.” Kini, 120 tahun kemudian, klub ini melakukan perubahan merek besar-besaran yang membawa kode tersebut ke garis depan identitasnya—dengan sentuhan desain yang tinggi. SCP mengajarkan olahraga termasuk sepak bola, futsal, bola tangan, bola voli, dan hoki arena untuk semua orang mulai dari anak kecil hingga orang dewasa elit. Kota ini terkenal karena tim sepak bola profesional prianya, yang bermain di Liga Primeira (papan atas sepak bola Portugal), dan telah menghasilkan talenta generasi termasuk Cristiano Ronaldo dan Luís Figo. Ini adalah pertama kalinya SCP melakukan perubahan merek dalam 25 tahun terakhir, dan perombakan tersebut—dipimpin oleh agensi kreatif global JKR—mencakup segala hal mulai dari lambang dan jenis huruf resmi klub hingga merchandise, jersey, dan kehadiran digitalnya.(Gambar: milik Sporting Clube de Portugal/JKR)Menurut André Bernardo, kepala strategi dan operasional SCP, ini adalah langkah yang didorong oleh para anggota, yang secara kolektif memiliki dan mengoperasikan klub. Bagi anggota SCP, “ada sesuatu yang lebih dari sekadar olahraga sebagai pertunjukan, yaitu olahraga sebagai langkah pertama untuk menciptakan hubungan dan pengembangan antarmanusia—yaitu proses untuk mencapainya,” kata Bernardo. Saat ini, klub ini memiliki lebih dari 180.000 anggota dan 200 delegasi di lima benua. Seiring dengan rencana mereka untuk berkembang lebih jauh secara global di tahun-tahun mendatang, para anggota ingin brandingnya memposisikan SCP tidak hanya sebagai klub olahraga, namun juga komunitas pengembangan pribadi yang didukung oleh warisan budaya yang mendalam. (Gambar: milik Sporting Clube de Portugal/JKR) Lambang tahun 1945 diperbarui pada tahun 2026 Untuk menata ulang SCP, JKR menggunakan pendekatan sederhana: Daripada menciptakan aset modern, tim memilih untuk memperlengkapi kembali motif paling ikonik dari sejarah merek tersebut menjadi modern aplikasi. Proses itu dimulai dengan menelusuri penelitian dan wawancara selama enam tahun, yang dilakukan oleh tim Bernardo, hingga pemikiran anggota tentang identitas. Perubahan paling penting yang diminta oleh para anggota, kata Bernardo, adalah kembalinya lambang merek tersebut pada tahun 1945. Lambang tersebut menampilkan maskot singa yang mengaum di dalam desain berbentuk perisai yang terdiri dari pusaran yang bersebelahan. Meskipun elemen tersebut diganti dengan lambang yang lebih ramping dan modern pada tahun 2001, sebagian besar anggota merasa bahwa versi 1945 tetap merupakan desain yang lebih mudah dikenali.


Diterbitkan : 2026-07-01 14:15:00

sumber : www.fastcompany.com