Koridor yang ditinggikan di NH5 mungkin terjadi jika TN menghapuskan GST untuk bahan konstruksi

Masih ada secercah harapan untuk pembangunan koridor layang sepanjang 10,4 km dari Madhavaram hingga alun-alun tol Nallur. Sumber di Otoritas Jalan Raya Nasional India (NHAI) mengatakan bahwa proyek tersebut akan dihidupkan kembali jika pemerintah negara bagian membebaskan sebagian Pajak Barang dan Penjualan (GST) untuk proyek yang diusulkan. “Sekitar 60% dari biaya akan digunakan untuk bahan-bahan yang menarik GST dan 9% dari biaya tersebut tidak terlalu besar dalam hal pajak. Pemerintah negara bagian menginginkan proyek ini sehingga kontribusi mereka terhadap hal tersebut akan sama. Pembebasan lahan, jika ada, akan sangat minim,” kata seorang sumber. Pada bulan Februari tahun ini, dalam pertemuan yang diadakan oleh Sekretaris Pemerintah India, Kementerian Transportasi Jalan dan Jalan Raya dengan Sekretaris Utama Tamil Nadu, NHAI menerima untuk mengambil proyek koridor layang, dengan tunduk pada pengecualian komponen GST Negara. Oleh karena itu, modalitas pelaksanaan sedang diselesaikan seiring dengan pembaruan DPR, jelas sumber resmi. S. Suresh Babu, presiden Asosiasi Kesejahteraan Penduduk Desa Billakuppam, mengatakan bahwa dia telah menulis surat ke berbagai kantor, termasuk Presiden India, meminta pembangunan koridor. “Kami berharap proyek ini dapat segera selesai dan selesai tepat waktu. Ada beberapa persimpangan lalu lintas di ruas jalan yang sangat memperlambat pergerakan kendaraan. Kendaraan lokal berebut ruang di antara ribuan kendaraan berat yang melintasi Jalan Raya Nasional,” katanya. Seorang pensiunan pejabat departemen jalan raya mengatakan bahwa daripada membangun koridor layang, akan lebih baik untuk membangun tiga jalan layang di Puzhal yang mencakup Jalan Retteri, di Kavankarai dan di persimpangan Sothupakkam yang mencakup persimpangan Revathy Stores. “Koridor layang tidak perlu mengarah ke alun-alun tol, dan biayanya akan jauh lebih mahal dibandingkan tiga buah jalan layang. Karena sekitar 60% kendaraan yang melewati jalan tersebut adalah kendaraan roda dua, maka koridor layang tidak akan membantu. Padahal keberadaan jalan layang di lokasi-lokasi tersebut akan membantu mengurangi kemacetan di lima persimpangan,” jelasnya. Diterbitkan – 28 Juni 2026 02:13 IST


Diterbitkan : 2026-06-27 20:43:00

sumber : www.thehindu.com