Pelacak monsun LANGSUNG | India menghadapi defisit curah hujan sebesar 41% karena monsun barat daya terhenti di Maharashtra

Kotamadya Udhagamandalam menghadapi krisis air minum karena ketinggian air di waduk utama yang memasok air ke Udhagamandalam sangat berkurang karena kurangnya hujan monsun. Menurut pejabat, waduk utama yang memasok air ke kota Udhagamandalam, Bendungan Lembah Parsons hanya terisi 38% dengan tingkat penyimpanan saat ini mencapai 19 kaki dari total kapasitas penyimpanan 50 kaki. Sementara itu, situasi yang lebih buruk terjadi di waduk-waduk lain di Marlimund, Tiger Hill, Gorishola, Doddabetta Atas dan Bawah, Kodappamund Atas dan Bawah, Old Ooty dan Glenrock yang hanya memiliki tampungan gabungan sebesar 17 persen dari total kapasitas waduk. Kurangnya air di bendungan dan waduk telah menimbulkan masalah bagi penduduk setempat, dan masyarakat sekitar Pudumund, yang mendapatkan pasokan air dari danau Marlimund mengeluhkan kualitas air yang buruk. R. Manju, warga sekitar mengatakan, warga sempat memperhatikan air yang mengalir melalui kran mereka berwarna payau dan berbau tidak sedap. “Akibatnya, masyarakat tidak dapat menggunakan air ini untuk memasak atau minum, dan banyak dari kami terpaksa berjalan jauh untuk mengambil air dari keran,” katanya. Pemerintah Kota Udhagamandalam mengatakan bahwa lebih dari 60 persen kebutuhan air kota tersebut dipasok dari Bendungan Parsons Valley. Para pejabat mengatakan bahwa meskipun mereka secara aktif mengambil langkah-langkah untuk memastikan tersedia cukup air bagi penduduk kota, mereka memperkirakan hujan monsun akan meningkatkan aliran air ke bendungan dalam beberapa hari mendatang. — Biro Hindu


Diterbitkan : 2026-06-19 08:39:00

sumber : www.thehindu.com