KSHRC mengarahkan Munnar DFO untuk melakukan studi tentang serangan hewan liar di Chinnakkanal

Komisi Hak Asasi Manusia Negara Bagian Kerala (KSHRC) telah mengarahkan Petugas Kehutanan Divisi Munnar (DFO) untuk melakukan penyelidikan segera terhadap serangan gajah liar baru-baru ini yang merenggut nyawa seorang wanita berusia 36 tahun dan melukai putranya yang berusia 11 tahun di Chinnakkanal pada Senin pagi. Ketua Komisi Alexander Thomas mengeluarkan perintah tersebut setelah menangani kasus suo motu atas insiden tersebut. Mari, warga Singukandam, diserang gajah liar di Chinnakkanal pada Senin pagi saat mengantar anaknya, Rekshan dan Rekshitha, ke sekolah. Mari tewas dalam serangan itu, sementara putranya menderita luka-luka, dan putrinya nyaris lolos. Atas perintahnya, komisi tersebut mengarahkan DFO untuk menyelidiki serangan gajah liar di Chinnakkanal selama tiga tahun terakhir untuk menentukan apakah hewan-hewan tersebut terdampar di wilayah tersebut karena kurangnya akses terhadap koridor migrasi. Komisi juga mengupayakan langkah-langkah perbaikan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Laporan juga diminta. Selanjutnya, komisi mengarahkan pihak berwenang untuk memberikan kompensasi kepada ahli waris sah dari almarhum, memastikan dana didistribusikan kepada anak-anaknya sesuai dengan aturan kompensasi serangan binatang liar. DFO telah diperintahkan untuk menyerahkan laporan rinci dalam waktu tiga minggu. Komisi juga mengarahkan Kolektor Distrik Idukki—berkoordinasi dengan DFO, Petugas Pengembangan Suku Terjadwal Distrik, Pejabat Pengembangan Keadilan Sosial Distrik, dan otoritas pendidikan—untuk menilai apakah anak-anak tersebut dapat diterima di sekolah berasrama yang dikelola oleh Departemen Suku atau sekolah bantuan lainnya. Karena kedua orang tuanya meninggal, Kolektor juga harus membentuk mekanisme untuk memastikan dana kompensasi digunakan secara efisien untuk kesejahteraan dan kepentingan anak-anak dan tidak disalahgunakan. Kolektor Distrik diharuskan menyerahkan laporan dalam waktu tiga minggu, katanya. Komisi selanjutnya mengarahkan bahwa Petugas Hutan Range (RFO), mewakili DFO Munnar, dan seorang perwira senior yang mewakili Kolektor Distrik Idukki, harus hadir secara pribadi untuk menjelaskan fakta-fakta pada sidang komisi di Thodupuzha pada 15 Juli. Diterbitkan – 10 Juni 2026 19:23 IST


Diterbitkan : 2026-06-10 13:53:00

sumber : www.thehindu.com