Tim Tiongkok membangun memori kuantum tercepat di dunia untuk menghubungkan data lama dengan qubit

Para peneliti di Universitas Zhejiang di Tiongkok telah mengembangkan memori akses acak kuantum (QRAM) supercepat pertama di dunia, yang mengatasi hambatan besar dalam penerapan komputer kuantum di lingkungan dunia nyata. Chip ini akan memungkinkan komputer kuantum bekerja dengan data yang disimpan dalam format biner klasik dan memecahkan masalah besar yang mengganggu dunia saat ini. Dianggap sebagai garda depan komputasi berikutnya, komputasi kuantum memanfaatkan keadaan materi kuantum untuk melakukan penghitungan kompleks dengan kecepatan sangat tinggi. Daripada menyimpan informasi sebagai 0 atau 1, seperti yang terjadi pada bit biner, komputer kuantum menggunakan bit kuantum atau qubit yang dapat menyimpan nilai 0 dan 1 serta nilai di antara keduanya. Hal ini memungkinkan komputer kuantum memproses informasi secara eksponensial lebih cepat dibandingkan komputer klasik. Bahkan superkomputer tercepat di dunia yang beroperasi saat ini masih jauh dari kemampuan komputasi yang dimiliki komputer kuantum dengan beberapa ratus qubit. Namun, penerapan komputer kuantum di dunia nyata mempunyai hambatan besar. Data dalam bit biner Meskipun universitas dan perusahaan Teknologi Besar telah berhasil mendemonstrasikan komputasi kuantum dan terus melakukannya, eksperimen ini dilakukan di lingkungan terisolasi dengan instrumentasi pendukung yang diperlukan. Data disiapkan untuk dimuat ke qubit, dan ketika komputasi selesai, data dibaca oleh perangkat yang dioptimalkan untuk peran ini. Namun, data dunia nyata yang kami kumpulkan selama beberapa dekade terakhir disimpan dalam bentuk biner. Jadi, komputer kuantum memerlukan antarmuka yang dapat menyiapkan data biner klasik ke dalam format yang kompatibel dengan kuantum yang dapat dimuat ke qubit. Meskipun komputasinya sendiri sangat cepat, konversi data klasik ke dalam format siap kuantum merupakan hambatan besar yang akan dihadapi perusahaan ketika ingin menerapkan komputer kuantum di dunia nyata. Ini adalah peran QRAM, yang secara teoritis telah dibahas pada beberapa kesempatan, namun demonstrasi praktisnya masih terbatas. Tim peneliti di Universitas Zhejiang di Cina kini telah mengembangkan QRAM supercepat pertama di dunia yang dapat memfasilitasi konversi data tersebut. Apa yang bisa dilakukan QRAM? Dalam makalah yang diterbitkan oleh para peneliti, mereka mengonfirmasi bahwa mereka telah menerapkan arsitektur QRAM dalam prosesor kuantum superkonduktor. QRAM dirancang untuk memungkinkan prosesor mengakses dan mengambil data dalam superposisi. Para peneliti berhasil menjalankan prototipe di mana QRAM berbagi data 4-bit dan 8-bit dengan chip kuantum superkonduktor. Hal ini menunjukkan bahwa QRAM dapat menangani banyak input data sekaligus, sehingga mengatasi hambatan besar dalam penerapan komputer kuantum di dunia nyata. Misalnya, jika digunakan untuk tugas penemuan obat, QRAM akan membantu mengekstraksi fitur topologi molekuler dari database kimia dan menyediakan jutaan entri dalam status superposisi untuk diproses oleh komputer kuantum. Karena simulasi mempertimbangkan semua kemungkinan kombinasi molekul dan kemudian menghitung solusinya, kemungkinan besar simulasi akan menghasilkan solusi yang benar. Pada saat yang sama, penghitungan akan diselesaikan jauh lebih cepat dibandingkan superkomputer saat ini untuk penemuan obat. Penerapan serupa juga dimungkinkan ketika menerapkan AI, karena QRAM akan membantu mengatasi tantangan big data dalam pemrosesan bahasa alami dan identifikasi gambar. Superkomputer klasik bahkan tidak bisa menandingi kemampuan komputer kuantum. Dengan penerapan QRAM supercepat pertama, hanya masalah waktu sebelum komputer kuantum mulai menggunakan data klasik.


Diterbitkan : 2026-06-05 12:39:00

sumber : interestingengineering.com