Perang Asia Barat LANGSUNG: Trump mengatakan pembicaraan Iran dapat membuahkan hasil akhir pekan ini

Sekjen PBB Guterres memberikan opsi untuk kehadiran Lebanon di masa depan. Sekretaris Jenderal Antonio Guterres telah menulis surat kepada anggota Dewan Keamanan PBB yang menekankan perlunya kehadiran seragam PBB yang berkelanjutan di Lebanon setelah mandat Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) berakhir pada akhir tahun. Guterres menguraikan ⁠tiga opsi untuk menggantikan UNIFIL yang beranggotakan 7.500 orang dalam suratnya kepada 15 anggota Dewan Keamanan tertanggal Senin (1 Juni 2026) dan dilihat oleh Reuters. Jumlah mereka berkisar dari ‌kehadiran kecil dengan kemampuan terbatas hingga kekuatan yang lebih kuat dengan kemampuan pemantauan dan deeskalasi yang lebih luas, dan berkisar antara 1.980 hingga 5.525 ‌personel berseragam. Surat tersebut mencakup perincian berikut:* Guterres menyatakan bahwa situasi ⁠Lebanon telah memburuk secara dramatis sejak bulan Maret dan bahwa berdasarkan semua opsi yang diusulkan, kehadiran PBB yang seragam akan diperlukan untuk mendukung penguatan misi politik PBB yang mengupayakan perdamaian. solusi jangka panjang terhadap konflik tersebut.* Opsi 1 memperkirakan kehadiran pengamat militer tak bersenjata sebanyak 350 personel, dikombinasikan dengan ‌kehadiran bersenjata untuk perlindungan pasukan, termasuk empat batalyon infanteri yang masing-masing terdiri dari 750 tentara dan cadangan pasukan 700 orang.* Pasukan tersebut akan memiliki kapasitas untuk mengamati perkembangan di sepanjang Garis Biru dan hingga ke Sungai Litani, tulis Guterres.* Opsi 2 membayangkan militer tak bersenjata kehadiran pengamat sebanyak 285 personel, dikombinasikan dengan kehadiran bersenjata untuk perlindungan kekuatan, termasuk dua batalyon infanteri yang masing-masing terdiri dari 750 tentara dan cadangan pasukan sebanyak 450 orang.* Pasukan ini akan fokus pada daerah antara Sungai Litani dan Garis Biru ‌dan memiliki kapasitas untuk memantau secara langsung beberapa Garis Biru melalui kehadiran fisiknya, termasuk dari pos pengamatan statis dan melalui patroli.* Opsi 3 akan melibatkan kehadiran pengamat militer tak bersenjata sebanyak 215 personel, dikombinasikan dengan dua personel ringan batalion infanteri yang masing-masing terdiri dari 450 tentara bersenjata dan kekuatan reaksi cepat yang terdiri dari 350 tentara bersenjata untuk perlindungan pasukan.* Batalyon ini akan memantau ‌perkembangan di sepanjang Garis Biru dan hingga beberapa km ke utara, termasuk dari posisi statis di lokasi-lokasi kritis dan melalui pengamatan bergerak.* Namun, keseluruhan Garis Biru tidak dapat terus dipantau tanpa ⁠dukungan teknologi yang diperlukan dan tidak akan ada kapasitas bagi pasukan untuk menempatkan ⁠di antara pasukan Lebanon dan Israel untuk membantu deeskalasi ketegangan. Pasukan tersebut juga hanya memiliki kemampuan terbatas untuk memberikan informasi mengenai ‌pelanggaran gencatan senjata.* Guterres mengatakan kehadiran seragam apa pun di masa depan akan memerlukan aset udara untuk evakuasi medis, serta kapasitas ranjau dan teknik.* Radar, helikopter, drone, dan citra satelit juga akan meningkatkan kapasitas pemantauan misi tersebut- Reuters


Diterbitkan : 2026-06-03 20:33:00

sumber : www.thehindu.com