Utusan Iran mengatakan negara-negara sahabat akan mendapat perlakuan ‘khusus’ atas biaya Hormuz
Kapal di Selat Hormuz, dilihat dari Musandam, Oman, pada 1 Juli 2026. | Kredit Foto: Reuters Duta Besar Iran untuk Tiongkok bersikeras pada Sabtu (4 Juli 2026) bahwa biaya baru akan dikenakan pada kapal yang transit di Selat Hormuz – sebuah gagasan yang ditolak oleh Washington – sambil memastikan bahwa negara-negara “sahabat” akan menerima perlakuan khusus. Perang Asia Barat: Ikuti pembaruan LANGSUNG pada 5 Juli 2026Kesepakatan awal yang dicapai antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang mereka menetapkan bahwa kapal komersial akan transit di selat itu secara gratis selama 60 hari, tetapi tetap ada tidak jelas apa yang akan terjadi setelah periode tersebut.Duta Besar Iran Abdolreza Rahmani Fazli mengatakan kepada Forum Perdamaian Dunia di Beijing bahwa negaranya sedang melakukan “kolaborasi dan kerja sama” dengan Oman dalam “pengaturan baru” untuk jalur air penting tersebut. Selat Hormuz, pengawasan lalu lintas kapal… dan juga menjamin dan menangani dampak lingkungan dari jumlah kapal yang sangat besar,” katanya. Hormuz setelah mencapai kesepakatan awal dengan AS untuk mengakhiri perang di Asia Barat, dan negosiasi mengenai penyelesaian permanen konflik tersebut sedang berlangsung. Diterbitkan – 05 Juli 2026 11:11 IST
Diterbitkan : 2026-07-05 05:41:00
sumber : www.thehindu.com



