Fery menggunakan perselisihan ‘ketidakjujuran’ untuk memicu kemenangan di Wimbledon
Arthur Fery dari Inggris dituduh tidak jujur oleh lawannya asal Bosnia, Damir Dzumhur menyusul perselisihan mengenai let call yang terbukti berperan penting dalam kemenangan pemain tuan rumah di Wimbledon. Wildcard Fery, 23, bangkit dari satu set dan tertinggal 2-0 untuk mengalahkan Dzumhur yang berusia 34 tahun dalam kemenangan 3-6 6-2 6-2 6-1. Setelah itu Fery mencoba meremehkan insiden tersebut, dengan mengatakan bahwa dia merasa Dzumhur menciptakan kontroversi “dengan semua orang”.Pertandingan ini memicu sebuah insiden di game keempat set kedua ketika Dzumhur mengira servisnya pada kedudukan 15-30 telah gagal. Wasit Greg Allensworth tidak mengizinkannya, menyebabkan Dzumhur mengeluh kepada wasit dan bertanya kepada Fery apakah dia bisa “menatap” matanya dan “jujur”.Fery mengatakan dia tidak berhenti memainkan poinnya dan Dzumhur menatap petenis Inggris itu di lapangan sebelum dipatahkan kembali untuk 2-2.”I tidak akan bisa bermain mengetahui bahwa saya melakukan sesuatu yang mungkin tidak benar,” kata Dzumhur setelahnya. “Saya merasa dia berhenti, tidak ada yang menelepon biarkan. Saya tidak memintanya untuk memutar ulang tetapi jujur saja, karena saya akan melakukan itu.
Diterbitkan : 2026-06-30 18:54:00
sumber : www.bbc.co.uk



