Polisi Australia menemukan 3 ton kokain

Dalam foto yang disediakan oleh Polisi Federal Australia ini, seorang pria, tengah, ditangkap oleh polisi di Londonderry di barat Sydney, Jumat, 19 Juni 2026. Polisi Federal Australia melalui AP hide caption toggle caption Polisi Federal Australia melalui AP MELBOURNE, Australia — Polisi menemukan 2,7 metrik ton (3 ton) kokain di sebuah properti di pinggiran Sydney dalam penyitaan narkoba terbesar yang pernah terjadi di Australia, kata para pejabat pada hari Senin. Narkoba itu ditemukan pada 19 Juni di bak plastik yang dikubur di bunker bawah tanah yang tersembunyi di bawah tiga kontainer pengiriman di properti semi-pedesaan di pinggiran kota Londonderry di tepi barat Sydney, kata Satuan Tugas Kejahatan Terorganisir Gabungan Queensland dalam sebuah pernyataan. Kontainer tersebut memiliki lantai palsu yang menyediakan akses terhadap kokain tersebut, yang menurut perkiraan polisi memiliki nilai jual sebesar 816 juta dolar Australia ($572 juta). Dua warga Sydney, pria berusia 21 dan 25 tahun, ditangkap di properti tersebut dan didakwa memiliki obat-obatan terlarang dalam jumlah komersial. Mereka menghadapi potensi hukuman penjara seumur hidup. Rekor pengangkutan kokain Australia sebelumnya adalah 2,34 metrik ton (2,58 ton) yang disita pada tahun 2024 dari sebuah kapal nelayan dekat K’gari, yang sebelumnya dikenal sebagai Pulau Fraser, di lepas pantai negara bagian Queensland. Polisi mengatakan kokain yang ditemukan di Sydney, ibu kota negara bagian New South Wales dan kota terpadat di Australia, didaratkan dengan perahu di Midge Point di daerah tropis Queensland yang berpenduduk jarang. Mereka menuduh bahwa kelompok kejahatan terorganisir di Sydney mengangkut narkoba tersebut melalui jalan darat ke kota tersebut, yang berjarak 1.800 kilometer (1.100 mil), kata polisi. Polisi menambahkan bahwa mereka menduga kiriman tersebut didaratkan dari kapal induk yang sama dengan 178 kilogram (392 pon) kokain yang sebelumnya disita di Queensland. Enam orang telah didakwa atas kokain dan 142 kilogram (313 pon) metamfetamin yang juga ditemukan dalam penyelidikan. Mereka mencurigai kapal induknya adalah MV Wealth, sebuah kapal kargo berbendera Belize yang telah disita oleh pihak berwenang di Kepulauan Solomon karena dicurigai terlibat dalam kejahatan terorganisir transisi. Kepulauan Solomon terletak 2.000 kilometer (1.200 mil) timur laut Queensland. Komandan Polisi Federal Australia Stephen Jay mengatakan kelompok kejahatan terorganisir semakin menargetkan garis pantai Queensland sepanjang 13.000 kilometer (8.000 mil) untuk menyelundupkan narkoba. Warga Australia membayar harga kokain dengan harga tertinggi di dunia, yang menjadikan Australia sebagai pasar yang menguntungkan bagi para penyelundup narkoba.


Diterbitkan : 2026-06-22 06:50:00

sumber : www.npr.org