Proyek Kochi Bypass yang telah lama tertunda mendapat persetujuan dari Centre
Proyek ini akan memungkinkan kendaraan antar distrik dan kendaraan lain menghindari Bypass Aroor-Edappally NH 66 yang padat dan rawan kecelakaan, jalur Edappally-Angamaly NH 544, dan lebih dari selusin persimpangan jalan yang macet di sepanjang rute, sehingga menghemat banyak waktu dan bahan bakar. Sebuah adegan dari Edappally. | Kredit Foto: File Foto Proyek Kochi Bypass yang telah lama tertunda kini mendapat kemajuan, dengan Pusat menyetujui pembangunan koridor lapangan hijau sepanjang 50 km dengan lebar delapan jalur yang menghubungkan Aroor di NH 66 dengan Angamaly di NH 544. Hal ini akan memungkinkan kendaraan antar distrik dan kendaraan lain menghindari kemacetan dan rawan kecelakaan. Bypass Aroor-Edapally NH 66, Edapally-Angamaly NH 544 bentangan, dan lebih dari selusin persimpangan yang mengalami kemacetan di sepanjang rute, sehingga menghemat banyak waktu dan bahan bakar. Kochi Bypass telah diperdebatkan satu dekade lalu sebagai koridor enam jalur sepanjang 44 km yang menghubungkan Nettoor di NH 66 Bypass dengan Karayamparambu, yang terletak di utara Angamaly. Proyek ini masih terperosok dalam ketidakpastian setelah berakhirnya pemberitahuan 3A pada tahun 2024. “Pemberitahuan 3A baru untuk usulan proyek NH dengan lebar delapan jalur akan segera dikeluarkan. Pusat telah mengizinkan pembebasan lahan dengan lebar 70 meter (dibandingkan dengan usulan NH yang sebelumnya selebar 45 meter). Hal ini akan memungkinkan pembukaan jalur selebar delapan jalur, yang selanjutnya dapat diperlebar menjadi sepuluh jalur pada proyek tahap kedua,” kata Benny Behanan, MP, sembari mengaitkan keterlambatan dimulainya pembangunan proyek tersebut dengan lambatnya pembebasan lahan selama masa pemerintahan LDF. Hal ini selanjutnya mengakibatkan laporan survei lalu lintas yang dilakukan lima tahun lalu untuk proyek enam jalur Kochi Bypass menjadi ketinggalan jaman. Hal ini memerlukan survei lalu lintas baru, yang menyebutkan perlunya koridor delapan jalur, mengingat peningkatan besar-besaran lalu lintas kendaraan antar negara bagian, antar distrik, dan intra distrik, tambah Mr. Behanan, yang telah beberapa kali mengajukan permintaan untuk proyek tersebut di Lok Sabha. Sambil menyatakan bahwa usulan Kochi Bypass akan memiliki lebar delapan jalur, sumber NHAI mengatakan bahwa rincian lebih lanjut dari proyek tersebut masih ditunggu. Keputusan untuk memperpanjang jalur dari Nettoor ke Aroor, sebaliknya, mengajukan pertanyaan tentang jalan layang berbentuk terompet yang telah dipertimbangkan NHAI di Nettoor. Versi yang lebih kecil dari jalan layang daun semanggi berbentuk kupu-kupu, jalan layang terompet ditujukan untuk melayani lalu lintas yang mengalir ke Nettoor dari NH Bypass, Kochi Bypass, dan Kochi Port Connectivity NH. Diterbitkan – 21 Juni 2026 21:24 IST
Diterbitkan : 2026-06-21 19:49:00
sumber : www.thehindu.com



