Serangan drone terhadap kapal berbendera Panama di Laut Hitam menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya

Satu awak ‌tewas dan dua lagi luka-luka setelah ⁠serangan drone terhadap kapal berbendera Panama di Laut Hitam, kata Otoritas Maritim Panama (AMP) malam pada ‌Jumat (19 Juni 2026). AMP mengatakan ‌insiden tersebut terjadi pada Kamis (18 Juni 2026) ⁠dan salah satu pelaut yang terluka berada dalam kondisi serius kondisi. Kapal tersebut dapat melanjutkan perjalanannya, tambahnya. Pihak berwenang menambahkan bahwa mereka telah “mengaktifkan protokol yang relevan untuk mengumpulkan informasi resmi mengenai insiden tersebut dan menjaga komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat.” AMP tidak mengatakan dari mana serangan pesawat tak berawak itu berasal, namun menyarankan kapal-kapal tersebut untuk menghindari perjalanan melalui perairan Ukraina dan Rusia di Laut Hitam dan Laut Azov, di utara. Panama mengoperasikan kapal tersebut. ⁠registrasi kapal terbesar di dunia dengan sekitar 16% armada ‌kapal dagang global berlayar di bawah benderanya. Diterbitkan – 20 Juni 2026 07:26 IST


Diterbitkan : 2026-06-20 01:56:00

sumber : www.thehindu.com