Tindakan pengendalian di Kozhikode Kerala setelah seorang pria dinyatakan positif mengidap Nipah

Petugas kesehatan yang mengenakan perlengkapan APD mengeluarkan limbah dari bangsal isolasi Nipah di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Pemerintah, Kozhikode, pada hari Kamis. | Kredit Foto: K. Ragesh Pemerintah distrik Kozhikode telah memulai langkah-langkah pembendungan setelah seorang pria berusia 43 tahun dari Ramanattukara dinyatakan positif mengidap infeksi Nipah pada hari Kamis. Berbicara kepada media di Kozhikode, Kolektor Distrik MS Madhavikutty mengatakan bahwa pasien tersebut sedang menjalani perawatan di unit perawatan intensif Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Pemerintah, Kozhikode, dan menggunakan bantuan ventilator. Bangsal isolasi telah didirikan sebelumnya di sana. Ibu Madhavikutty mengatakan ada 77 orang dalam daftar kontak pasien. Sementara itu, langkah-langkah pengawasan dan pembendungan telah diambil di kota Ramanattukara. Rapat tim respon cepat pun digelar. Pengaturan telah dibuat untuk menyediakan peralatan perlindungan pribadi, sarung tangan, dan masker wajah. Obat-obatan juga telah disiapkan. Ibu Madhavikutty mengatakan bahwa Departemen Kesehatan akan bekerja sama dengan Departemen Peternakan dan Departemen Hutan dan Margasatwa sebagai bagian dari pendekatan ‘One Health’. “Departemen Kehutanan telah diminta untuk mencari tahu apakah ada kematian massal kelelawar di tempat bertenggernya. Departemen Peternakan telah diminta untuk melihat apakah infeksi telah dilaporkan pada hewan,” tambahnya. Menurut sumber, orang yang terinfeksi, seorang pengusaha, mengalami demam tinggi dan gejala ensefalitis lainnya. Diketahui bahwa dia telah mengambil uang sewa untuk tujuan bisnis. Dia dilaporkan telah membersihkan gedung itu pada Mei lalu. Pejabat departemen kesehatan menduga dia mungkin bersentuhan dengan kotoran kelelawar selama proses pembersihan. Kecurigaan lainnya adalah ia mungkin saja memakan buah sawo yang ada di lingkungan rumahnya. Setelah itu, ia mengalami demam tinggi. Meskipun awalnya ia telah berobat ke rumah sakit swasta terdekat, kondisinya tidak membaik secara signifikan. Dia kemudian dirawat di rumah sakit swasta di kota Kozhikode awal pekan ini. Sampel cairan tubuhnya dikirim untuk tes laboratorium setelah dokter mencurigai adanya infeksi Nipah. Pasien tersebut masuk ruang isolasi KIA Kozhikode pada Rabu malam (10 Juni 2026). Sampel tersebut dikirim ke Institut Virologi Nasional di Pune setelah tes awal di laboratorium perguruan tinggi kedokteran ternyata positif mengidap infeksi tersebut. Ini adalah keempat kalinya penyakit zoonosis mematikan ini dilaporkan di distrik tersebut. Wabah Nipah yang pertama di Kerala terjadi di Kozhikode pada tahun 2018. Distrik ini mengalami kasus limpahan pada tahun 2021 dan wabah lainnya pada tahun 2023. Infeksi ini memiliki tingkat kematian yang tinggi. Spillover merupakan satu contoh infeksi, sedangkan wabah mencakup penularan dari manusia ke manusia. Diterbitkan – 11 Juni 2026 21:10 IST


Diterbitkan : 2026-06-12 04:16:00

sumber : www.thehindu.com