Serangan drone dan rudal Rusia menghantam Kyiv, menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka
Sebuah adegan yang menunjukkan dampak serangan semalam di Kyiv, Ukraina. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka KYIV, Ukraina—Ini adalah pemandangan dari Kyiv setelah salah satu serangan udara terbesar Rusia terhadap Ukraina dalam beberapa bulan terakhir. Semalam hingga Selasa, gelombang drone dan rudal menghantam ibu kota, menewaskan dan melukai warga sipil serta merusak rumah, tempat usaha, dan bangunan umum. Lebih dari 20 orang tewas dan ratusan lainnya terluka, termasuk warga sipil di Kyiv. Dalam foto-foto ini, kru darurat mencari di antara puing-puing, petugas pemadam kebakaran memadamkan api, dan penduduk mengamati kehancuran di lingkungan yang terkena serangan tersebut. Serangan itu terjadi setelah Moskow memperingatkan akan meningkatkan tekanan terhadap Kyiv. Pemboman tersebut juga menambah kekhawatiran mengenai kemampuan Ukraina untuk mempertahankan wilayah udaranya karena pasokan rudal pertahanan udara masih terbatas. Kerusakan terlihat di jalan Kyiv setelah salah satu serangan udara terbesar Rusia terhadap Ukraina dalam beberapa bulan terakhir. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Seorang pria meringkuk di luar gedung yang rusak di Kyiv setelah serangan terbaru Rusia. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Para penyintas serangan Rusia menunggu di Kyiv, Ukraina. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Seorang wanita berdiri di luar gedung apartemen setelah serangan malam di Kyiv, Ukraina. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah serangan tersebut. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Orang-orang berkumpul di luar setelah serangan malam di Kyiv, Ukraina. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Seorang pria membawa anjingnya setelah penyerangan di Kyiv, Ukraina pada 2 Juni. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Sebuah jendela mobil pecah setelah serangan malam di Kyiv, Ukraina pada 2 Juni. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka hide caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Api melalap sebuah gedung setelah serangan di Kyiv, Ukraina. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka sembunyikan caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka Seseorang menelepon setelah serangan malam di Kyiv, Ukraina pada 2 Juni. Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka sembunyikan caption toggle caption Anton Shtuka untuk NPR/Anton Shtuka
Diterbitkan : 2026-06-02 20:12:00
sumber : www.npr.org



