GWM Tiongkok membuat EV yang mirip Beetle, dan entah bagaimana terlihat (lebih baik/lebih buruk)

Volkswagen Beetle mungkin sudah lama tiada, namun salah satu penerus spiritualnya yang paling nyata belum siap untuk menghilang. Produsen mobil Tiongkok Great Wall Motor (GWM) sedang bersiap untuk meluncurkan kembali Ora Ballet Cat, hatchback listrik bergaya retro yang terkenal jika dibandingkan dengan Beetle yang ikonik. Namun kali ini, perusahaan berharap kinerja ekstra dan identitas baru akan berhasil, sedangkan pemasaran yang cerdas tidak bisa melakukannya. Menurut laporan Car News China, pengajuan peraturan terbaru yang diterbitkan di Tiongkok mengungkapkan bahwa Ora Ballet Cat mendapatkan motor listrik yang lebih bertenaga, kecepatan tertinggi yang lebih tinggi, dan bahkan mungkin kehilangan namanya yang terinspirasi dari kucing. Pembaruan ini hadir ketika persaingan di pasar kendaraan listrik Tiongkok mencapai titik tertinggi baru, sehingga memaksa para produsen mobil untuk memikirkan kembali produk-produk yang dulunya menonjol hanya karena gayanya saja. Meskipun GWM terkenal secara internasional karena merek-merek seperti Haval, Tank, dan Ora, GWM diam-diam telah menjadi pemain penting dalam elektrifikasi global. Perusahaan ini juga mengoperasikan Spotlight Automotive, perusahaan patungan 50:50 dengan BMW Group, yang memproduksi model MINI Cooper Electric dan MINI Aceman terbaru di Tiongkok, sehingga memberikan pengalaman berharga bagi GWM dalam menciptakan kendaraan listrik premium untuk pasar global. MINI Cooper Electric Unsplash Tenaga lebih besar, nama baru, namun kepribadian tetap sama Menurut dokumen peraturan yang dilaporkan oleh CarNewsChina, Ballet Cat yang diperbarui mempertahankan segala sesuatu yang membuatnya langsung dapat dikenali. Lampu depan LED bulat terintegrasi ke spatbor depan, lengkungan roda yang menonjol, trim krom yang besar, garis atap yang landai, dan kaca depan yang hampir tegak terus membangkitkan siluet Volkswagen Beetle klasik. Pengajuan tersebut juga mengungkapkan beberapa opsi penyesuaian, termasuk finishing bumper yang berbeda, potongan bodi, desain roda, dan lencana eksterior. Peningkatan terbesar terletak di bawah bodywork. Model yang diperbarui ini menukar motor listrik 126kW (169hp) dengan unit baru 150kW (201hp), sehingga meningkatkan output sekitar 40 tenaga kuda. Kecepatan tertinggi meningkat dari 155km/jam menjadi 180km/jam, membuat hatchback unik ini terasa lebih mumpuni di atas kertas. Mobil ini tetap menggunakan roda berukuran 18 inci, berukuran panjang 4.401 mm, lebar 1.853 mm, dan tinggi 1.681 mm, dengan jarak sumbu roda 2.750 mm, serta menggunakan baterai LFP yang dipasok oleh anak perusahaan GWM, SVOLT, meskipun kapasitas baterai masih dirahasiakan. Dokumen peraturan juga menyarankan agar GWM dapat mengganti nama model Ora 6, dengan tidak lagi menggunakan strategi penamaan bertema kucing yang sudah lama ada. Perubahan ini akan menyelaraskannya dengan model-model baru seperti Ora 5 dan Ora 7 yang akan datang. Eksperimen yang berani mendapat peluang lain Ketika Ora Ballet Cat diluncurkan pada tahun 2022, itu bukan sekadar hatchback listrik. GWM memposisikannya sebagai kendaraan listrik yang berfokus pada gaya hidup dan ditujukan terutama untuk pembeli perempuan, serta mengemasnya dengan fitur-fitur yang jarang ditemukan di industri lainnya. Diantaranya adalah Lady Driving Mode, yang secara otomatis meningkatkan jarak dari kendaraan di depan sehingga mengurangi stres dalam berkendara. Ada juga kamera selfie internal dan Warm Man Mode yang banyak dibicarakan, yang mengaktifkan pemanas kabin dan AC dengan satu ketukan untuk meningkatkan kenyamanan saat menstruasi. Baik dipandang bijaksana atau kontroversial, fitur-fitur ini memastikan Ballet Cat menjadi salah satu kendaraan listrik yang paling banyak dibicarakan di Tiongkok. Ora Ballet Cat MIIT China Sayangnya bagi GWM, perhatian tidak diterjemahkan ke dalam penjualan. Menurut China EV DataTracker, pengiriman kumulatif hanya mencapai 8.523 unit antara Juli 2022 dan Juni 2026, menjadikan Ballet Cat salah satu model Ora dengan penjualan terlemah. Saat diluncurkan di Tiongkok pada tahun 2022, Ora Ballet Cat dihargai antara 193.000 yuan dan 223.000 yuan (sekitar $28.480–$32.905), sehingga relatif terjangkau untuk sebuah kendaraan listrik yang kaya fitur. Mobil ini memadukan gaya retro yang terinspirasi dari Volkswagen Beetle – dengan lengkungan roda yang membulat, kaca depan yang tegak, dan garis atap yang landai – dengan serangkaian fitur kenyamanan dan keselamatan yang bertujuan untuk menonjol di pasar kendaraan listrik Tiongkok yang ramai. Harga yang terjangkau juga tidak diimbangi dengan spesifikasi yang disederhanakan. Pembeli dapat memilih jarak tempuh CLTC antara 401 km dan 500 km, sementara model dasarnya dilengkapi dengan bantuan pengemudi Level 2 (ORA-Pilot), sehingga Ballet Cat relatif memiliki perlengkapan yang memadai dibandingkan dengan harganya ketika diluncurkan pada tahun 2022. Daripada meninggalkan proyek tersebut, GWM tampaknya mengambil pendekatan yang lebih praktis. Ballet Cat yang diperbarui mempertahankan gaya nostalgia yang membuatnya berkesan sekaligus mengatasi salah satu kekurangan terbesarnya: performa. Dikombinasikan dengan branding yang disederhanakan dan keahlian perusahaan yang semakin berkembang dalam manufaktur kendaraan listrik, pembaruan ini menunjukkan bahwa GWM masih yakin bahwa masih ada ruang untuk hatchback listrik yang terinspirasi gaya retro di pasar yang semakin ramai. Ora Ballet Cat yang diperbarui diperkirakan akan diluncurkan di Tiongkok akhir tahun ini setelah menyelesaikan persetujuan regulasi. Apakah peningkatan tenaga kuda pada akhirnya dapat mengubah rasa ingin tahu menjadi penjualan masih belum diketahui, namun GWM jelas yakin bahwa nostalgia masih akan terus berlanjut.


Diterbitkan : 2026-07-11 16:59:00

sumber : www.digitaltrends.com