Kebakaran Pabrik di Tiongkok Menewaskan 28 Orang
Kebakaran di sebuah pabrik sepatu di Tiongkok tenggara pada hari Kamis menewaskan 28 orang, menurut penyiar negara, CCTV, mengutip pihak berwenang.Kebakaran terjadi pada siang hari waktu setempat di pabrik tersebut, yang berada di Jinjiang, sebuah kota di provinsi Fujian, Tiongkok.Video yang ditayangkan oleh media berita pemerintah Tiongkok menunjukkan api berasal dari jendela lantai atas gedung dan kepulan asap besar di atas kompleks. Setidaknya belasan orang tampaknya terjebak di atap saat pabrik dilalap api dan asap. Sekitar pukul 5 sore, sebagian besar api sudah padam, menurut The Beijing News, sebuah surat kabar yang dikendalikan oleh Partai Komunis. Dalam sebuah pernyataan setelah kebakaran, pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, meminta pihak berwenang setempat untuk melakukan segala yang mereka bisa untuk menyelamatkan para penyintas, merawat yang terluka, menemukan penyebab kebakaran dan “meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab,” menurut stasiun penyiaran pemerintah Tiongkok, CCTV.Mr. Keputusan Xi untuk mengeluarkan pernyataan secara cepat dan pribadi sangatlah penting. Pemerintah Tiongkok sering kali menyembunyikan rincian kecelakaan sembari mengumpulkan informasi dan bersiap mengeluarkan tanggapan. Pernyataan pimpinan sering kali juga dimaksudkan sebagai isyarat kepada pihak berwenang untuk mengerahkan sumber daya untuk merespons bencana tersebut. Menurut CCTV, pabrik tersebut milik sebuah perusahaan bernama Fujian Huiteng Shoes. Pengajuan bisnis perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mempekerjakan setidaknya 155 orang.Orang yang bertanggung jawab atas perusahaan tersebut telah ditahan, dan rekening perusahaan telah dibekukan, menurut Xinhua, kantor berita pemerintah Tiongkok.Tiongkok memiliki sejarah panjang kecelakaan kerja yang mematikan. Pada bulan Mei, ledakan di tambang batu bara di Tiongkok utara menewaskan 82 orang.
Diterbitkan : 2026-07-09 15:05:00
sumber : www.nytimes.com



