Pengangguran kulit hitam masih tinggi, terlepas dari apa yang dikatakan Trump


Dalam pidatonya baru-baru ini, Presiden Trump telah mengabaikan kekhawatiran mengenai tingkat pengangguran orang kulit hitam, bahkan sempat menyatakan bahwa telah terjadi “penurunan besar” dalam angka pengangguran bagi para pekerja tersebut. “Pengangguran warga Amerika keturunan Afrika kini lebih baik dari sebelumnya,” katanya dalam sebuah acara di bulan Juni. “Dan saya tidak tahu dari mana statistik itu berasal, tapi saya akan menerimanya.” Faktanya, pengangguran warga kulit hitam bahkan tidak serendah pada masa jabatan pertama Trump. Tingkat pengangguran melampaui 8% pada musim gugur lalu dan saat ini berada di sekitar 6,6%. Di seluruh kelompok ras, pekerja kulit hitam hampir selalu mengalami tingkat pengangguran yang lebih tinggi, dengan beberapa pengecualian (salah satunya adalah pandemi). Seperti yang dicatat oleh The City Reporter minggu ini, pengangguran orang kulit hitam sangat parah di beberapa kota yang paling beragam di negara ini—yaitu, New York City. Menurut laporan tersebut, yang mengacu pada data dari pengawas keuangan negara bagian New York, tingkat pengangguran pekerja kulit hitam saat ini sekitar 8,8%, tertinggi dibandingkan kota mana pun di AS. Namun bukan hanya pekerja yang posisinya merosot di pasar tenaga kerja. Data negara bagian juga menunjukkan bahwa hanya pekerja kulit putih yang mengalami peningkatan lapangan kerja selama setahun terakhir. Kumpulan data lain dari New York City Economic Development Corp. menunjukkan bahwa meskipun pekerja kulit hitam menghadapi dampak terbesar, kelompok ras lain juga mengalami peningkatan pengangguran: Pada kuartal pertama tahun 2026, tingkat pengangguran lebih dari 7% baik untuk pekerja Hispanik maupun BIPOC (Kulit Hitam, Pribumi, dan kulit berwarna). Bukan hal yang aneh bila tingkat pengangguran jauh lebih tinggi pada pekerja kulit hitam dibandingkan pekerja kulit putih. Namun perlu dicatat bahwa kesenjangan pengangguran telah melebar menjadi 5,6 poin persentase, pada kuartal ketiga tahun lalu. Dan menurut The City Reporter, hal ini tidak hanya terjadi di kota terpadat di negara ini.


Diterbitkan : 2026-07-08 19:30:00

sumber : www.fastcompany.com