10 Kesalahan SPF yang Dapat Membahayakan Cakupan Anda

Satu dari lima orang Amerika akan mengidap kanker kulit dalam hidup mereka, sebuah pengingat untuk mendapatkan SPF yang tepat setiap hari—tetapi bahkan dengan SPF 30+, kesalahan kecil masih dapat membahayakan cakupan kita. Sebelumnya, tiga dokter kulit di Brain Trust kami menguraikan kelemahan rutinitas dan cara memperbaikinya. Melebih-lebihkan Angka SPF SPF yang lebih tinggi bukanlah peningkatan perlindungan seperti yang diharapkan. Kenyataannya adalah: SPF 15 menawarkan perlindungan sekitar 93 persen, SPF 30 sekitar 97 persen, SPF 40 sekitar 97,5 persen, dan SPF 50 sekitar 98 persen, kata dokter kulit Montclair, NJ Jeanine Downie, MD. “Setelah itu, tabir surya berkurang karena tidak ada perlindungan 100 persen dari sinar matahari.” Menganggap Melanin Adalah Perlindungan Terintegrasi “Orang dengan kulit kaya melanin sering berpikir bahwa mereka memiliki perlindungan otomatis sehingga kurang rajin menggunakan tabir surya,” kata dokter kulit Santa Monica, CA Ava Shamban, MD. “Lebih banyak melanin bukanlah cara untuk menghilangkan tabir surya. Meskipun memberikan perlindungan yang sedikit lebih alami dibandingkan kulit putih, itu tidak cukup untuk mencegah kerusakan akibat sinar UV.” Lupa Mengaplikasikan Kembali Satu kali pemakaian di pagi hari tidak akan bertahan sepanjang hari. “Paparan sinar UV terakumulasi dan tabir surya terurai seiring dengan cahaya, keringat, dan waktu,” kata dokter kulit asal Seattle, Heather D. Rogers, MD. “Saya pernah meminta pasien menggunakan SPF pada jam 7 pagi dan masih mengalami kerusakan akibat sinar matahari karena mereka tidak pernah menggunakannya kembali.” Tingkat UV paling tinggi antara jam 10 pagi dan 4 sore, jadi Dr. Shamban mendesak pasiennya untuk mengoleskan kembali setiap dua jam—dan juga segera setelah berenang atau berkeringat. Menerapkannya Terlambat Tabir surya tidak dimaksudkan untuk digunakan saat Anda keluar rumah. “Sebaiknya dipakai sebelum keluar rumah agar lebih efektif,” kata Dr. Downie. Dibutuhkan sekitar 20 menit untuk mengering dan membentuk lapisan pelindung yang merata sebelum kulit terkena sinar UV. Berhenti di Garis Rahang Anda Selain hari turtleneck yang jarang terjadi, dokter kulit menyarankan untuk merawat wajah, leher, dan décolleté Anda sebagai satu kesatuan. “Pasien tidak selalu menyadari seberapa banyak paparan sinar matahari yang diterima leher dan dada mereka,” kata Dr. Shamban. Menghemat SPF untuk Hari-Hari Cerah “Tabir surya adalah komitmen seumur hidup—365 hari dalam setahun,” Dr. Shamban menekankan. “Ini bukan hanya produk perawatan kulit musim panas,” dan kebutuhannya “tidak didasarkan pada suhu atau cuaca.” Hal ini tidak hanya terjadi di luar ruangan: “Hingga 75 persen sinar UVA dapat menembus kaca jendela, sementara cahaya biru dari ponsel dan komputer juga dapat mempercepat penuaan kulit,” Dr. Downie menambahkan. Kenyataannya: Tutupan awan tidak menghalangi sinar UV—hingga 80% sinar masih dapat menembusnya. Mengandalkan Riasan untuk SPFRiasan dengan SPF dapat membantu, tetapi itu saja tidak cukup. “Tidak ada seorang pun yang mengaplikasikan alas bedak secukupnya untuk mendapatkan label SPF yang tepat,” kata Dr. Rogers. Anggap saja ini bonus—bukan perlindungan utama Anda. “Anda perlu mengaplikasikan lapisan yang jauh lebih tebal dari yang biasanya dipakai—berpotensi empat kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan produk tabir surya yang disetujui FDA,” tambah Dr. Shamban. Tidak Cukup Menggunakan Kebanyakan orang hanya menggunakan 25 persen hingga 50 persen dari jumlah SPF yang disarankan. “Untuk wajah saja, itu berarti sekitar seperempat sendok teh, atau kira-kira seukuran nikel, setiap pagi,” tambah Dr. Rogers. Dan jangan lupakan bibirmu! American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk melindungi kulit setiap hari dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Memperlakukan SPF sebagai Perlindungan Saja Pengingat yang ramah: SPF Anda dapat berfungsi ganda. “Gunakan formula serbaguna dengan bahan-bahan yang mendukung hidrasi, peremajaan, komunikasi seluler, dan fungsi penghalang,” kata Dr. Shamban. Carilah bahan-bahan seperti peptida, vitamin C dan E, asam hialuronat, sterol, dan niacinamide. Tidak Menggunakan Formula yang Akan Anda Gunakan”Saat ini ada begitu banyak format SPF—termasuk bedak, gel, face mist, bedak padat, serum, body spray, lotion hybrid, dan formulasi berwarna—jadi tidak ada lagi alasan mengapa seseorang tidak boleh menggunakan tabir surya, dan juga mengaplikasikannya kembali,” kata Dr. Shamban. “Formula tabir surya terbaik adalah formula yang akan terus Anda pakai setiap hari dan menjadi komitmen Anda.”


Diterbitkan : 2026-07-07 11:42:00

sumber : www.newbeauty.com