Odisha SIR: Malkangiri mencatat 27,653 penghapusan, tertinggi di Negara Bagian
Malkangiri, bagian paling selatan dari Odisha dan memiliki sejumlah besar pemukim dari Bangladesh, mencatat penghapusan pemilih tertinggi – 27.653 – dari daftar pemilih setelah tahap pertama revisi intensif khusus (SIR) di negara bagian tersebut. Berkas | Kredit Foto: Hindu Malkangiri, bagian Majelis paling selatan di Odisha dan memiliki sejumlah besar pemukim dari Bangladesh, telah mencatat penghapusan pemilih tertinggi – 27.653 – dari daftar pemilih setelah tahap pertama revisi intensif khusus (SIR) di negara bagian tersebut. Penghapusan tersebut mencakup 10,96% dari total pemilih. Sebelum SIR, Malkangiri memiliki 2.52.147 pemilih. Daerah pemilihan tersebut mempunyai pemilih yang bermigrasi dari Bangladesh pada awal tahun 1950an dan pertengahan tahun 1980an. Kemudian pemerintah Odisha menyelesaikannya dengan mendirikan desa-desa khusus. Nama-nama lebih dari 20 lakh pemilih dihapuskan dalam rancangan laporan SIR yang diterbitkan pada 5 Juli. Sebelum SIR, jumlah pemilih di Odisha berjumlah 3.33.99.591, turun menjadi 3.13.87.034. Dari pemilih yang dihapus, 8,32 lakh atau 2,49% telah meninggal, sementara 10,07 lakh pemilih (3,02%) tidak hadir atau pindah. Dari segi distrik, Ganjam, yang mengirimkan jumlah buruh migran terbanyak ke berbagai wilayah dan luar negeri, memiliki penghapusan tertinggi yaitu 2.07.626 pemilih diikuti oleh distrik Cuttack dengan 1.55.164. Ada sembilan daerah pemilihan Majelis yang tercatat Masing-masing lebih dari 20.000 penghapusan. Lebih dari separuh segmen perakitan ini dikenal sebagai daerah rawan migrasi. Dari total 147 daerah pemilihan Majelis, 40 segmen mengalami penghapusan masing-masing lebih dari 15.000. Biju Janata Dal pada Minggu (5 Juni 2026) menggugat rancangan laporan SIR tahap pertama. Dikatakan bahwa 27 lakh pemilih dihapus dari daftar pemilih dibandingkan dengan pengecualian yang diklaim sebesar 20 Lakh. Kongres juga menyatakan keprihatinannya atas sejumlah besar penghapusan. Sushanta Kumar Mishra, Pejabat Kepala Pemilihan Tambahan, mengatakan ketidaknormalan terlihat pada SIR tahap pertama karena nama pemilih yang meninggal harus dihapus sementara 10,07 lakh pemilih tidak hadir atau berpindah. “Semua pihak yang namanya tidak mendapat tempat dalam rancangan laporan akan diberikan kesempatan yang cukup untuk mengajukan banding,” katanya. Diterbitkan – 07 Juli 2026 04:41 IST
Diterbitkan : 2026-07-06 23:11:00
sumber : www.thehindu.com



