Dua orang, termasuk anak perempuan berusia 8 tahun, terluka akibat tembakan kelompok bersenjata di Kangpokpi Manipur
Petugas keamanan berjaga di distrik Kangpokpi, Manipur. Gambar file representasional. | Kredit Foto: PTI Dua orang, termasuk seorang gadis berusia delapan tahun, terluka dalam baku tembak kelompok bersenjata di distrik Kangpokpi Manipur, kata polisi, Senin (6 Juli 2026). Peristiwa itu terjadi di desa Thingkhongjang pada Minggu (5 Juli 2026) malam, dan korban luka, Nengneichong Kipgen (56) dan Lamneingah Kipgen (8), dibawa ke Imphal untuk mendapatkan perawatan pada sore hari. malam hari, kata mereka. Korban luka pada awalnya diberikan pertolongan pertama di kamp Assam Rifles dan kemudian dibawa ke Institut Ilmu Kedokteran Regional (RIMS) di Imphal untuk perawatan lebih lanjut. Keamanan telah diperketat di sekitar kampus RIMS. Pada bulan Juni, protes meletus ketika tiga pemuda Kuki, yang terluka dalam baku tembak di distrik Kangpokpi, dirawat di RIMS untuk perawatan. Mengklaim korban luka adalah pria bersenjata, para pengunjuk rasa berusaha menyerbu gedung rumah sakit. Menyusul insiden penembakan pada hari Minggu (5 Juli 2026), Kuki Inpi Manipur (KIM), kelompok tertinggi suku Kuki di Negara Bagian tersebut, menyatakan kemarahannya atas serangan tersebut dan menuduh NSCN (IM) dan ZUF (Kamson) berada di balik penembakan tersebut. dan mewakili serangan besar terhadap martabat manusia dan supremasi hukum.”Pemerintah Pusat dan Manipur harus memahami bahwa kegagalan yang terus-menerus dalam melindungi warga sipil yang tidak bersalah sangat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga Negara,” katanya. Diterbitkan – 06 Juli 2026 09:26 pagi IST
Diterbitkan : 2026-07-06 03:56:00
sumber : www.thehindu.com



