Konstruksi dimulai pada demonstran berbadan sayap campuran JetZero di California

Konstruksi perakitan badan pesawat untuk demonstran pertama pesawat berbadan sayap campuran (BWB) Jet1 milik JetZero telah dimulai. Pekerjaan ini dilakukan di fasilitas Scaled Composites Northrop Grumman (Falls Church, Va., US) di Mojave, California. Jika Anda tidak menyadarinya, JetZero bertaruh pada masa depan penerbangan sipil dengan konsep BWB, dibandingkan dengan pesawat yang lebih Anda kenal. Desain seperti itu, secara teori, memungkinkan seluruh bodi pesawat menghasilkan gaya angkat, bukan hanya struktur sayap. Secara teori, hal ini memberikan beberapa keuntungan penting dibandingkan silinder terbang tradisional dengan sayap yang melekat pada sebagian besar pesawat saat ini. Salah satu keunggulan utama adalah efisiensi bahan bakar. Selain peningkatan permukaan angkat secara besar-besaran, BWB juga akan mendapatkan keuntungan dari gaya hambat yang jauh lebih rendah, penyebaran beban yang lebih merata, dan memerlukan lebih sedikit penguatan struktural. JetZero mengklaim pembakaran bahan bakarnya sekitar 50% lebih rendah dibandingkan pesawat sejenis saat ini. Bahkan jika kenyataannya hanya 30-40%, hal ini terbukti revolusioner dalam penerbangan komersial. Sedangkan untuk demonstrannya, ini bukan prototipe, melainkan pesawat kerja skala penuh yang akan disebut Jet1. Pekerjaan dimulai pada demonstran pertama JetZero. Pesawat ini dimaksudkan untuk membuktikan perhitungan JetZero pada bidang aerodinamika, struktur, manufaktur, dan kontrol penerbangan. Ini juga akan digunakan untuk membantu perusahaan memperoleh sertifikasi dan, jika berhasil terbang, akan menghasilkan pesawat produksi yang disebut Z4. Catatan khusus adalah pengumuman JetZero bahwa pesawat tersebut akan dibuat terutama dari material komposit. Kebanyakan pesawat konvensional dibuat menggunakan lembaran aluminium yang direkatkan secara efektif. Sebaliknya, Jet1 sebagian besar akan terdiri dari polimer yang diperkuat serat karbon. Dibandingkan dengan logam, bahan ini lebih ringan, tidak menimbulkan korosi, memerlukan lebih sedikit komponen, dan, secara teori, seharusnya menawarkan permukaan yang lebih halus dan “bersih”. Ia juga harus memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap kelelahan jangka panjang. Namun, dengan segala kelebihannya, hal ini juga menimbulkan masalah baru. Manufaktur adalah salah satu yang paling serius. Biasanya, serat karbon tingkat ruang angkasa diawetkan pada suhu sekitar 356°F (180°C) di dalam sesuatu yang disebut autoklaf (semacam oven bertekanan). Ruang di dalamnya terbatas, jadi untuk membuat potongan besar dan berkesinambungan yang diperlukan untuk badan pesawat, ini bukanlah pilihan bagi JetZero. JetZero berencana menggunakan pendekatan baru “membuat autoklaf di sekitar pesawat”. Hal ini penting karena suku cadang pesawat yang dibutuhkan sangatlah besar, dengan sayap Jet1 saja yang tersebar sepanjang 185 kaki (86 meter). V4 produksi yang sedang dalam proses akan menjadi lebih besar, dengan sayapnya membentang sepanjang 213 kaki (65 meter). Inovasi lainnya adalah apa yang disebut JetZero sebagai “co-curing” suku cadang. Biasanya, bagian-bagian komposit akan diawetkan secara terpisah dan kemudian direkatkan. Sebaliknya, proses baru ini akan melihat bagian-bagian komposit disatukan sebelum disatukan di tempat. Hal ini akan mengurangi berat, menyebabkan kebutuhan akan lebih sedikit pengencang, sehingga menghasilkan produk akhir yang lebih kuat dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja. JetZero juga berencana membangun pesawat dari depan terlebih dahulu karena desain kokpitnya sudah selesai. Sementara itu, bagian ekornya masih dalam tahap pengerjaan. Jadi daripada menunda seluruh produksi hingga desain selesai, pekerjaan bisa dimulai dengan sungguh-sungguh. Berita lain untuk JetZero, perusahaan juga mengumumkan bahwa Federal Aviation Administration (FAA) telah memindahkan desainnya ke kantor sertifikasi pesawat angkut normal untuk dipertimbangkan. Hal ini belum berarti sertifikasi, namun ini merupakan pertanda baik bahwa FAA kini yakin bahwa pesawat tersebut sudah cukup matang sehingga harus melalui proses sertifikasi standar.


Diterbitkan : 2026-07-05 12:51:00

sumber : interestingengineering.com