Pekerja migran saja tidak bisa disalahkan atas ancaman narkoba di Perumbavoor: Chennithala
Menteri Dalam Negeri Ramesh Chennithala mengambil bagian dalam unjuk rasa massal anti-narkoba dengan kendaraan terbuka selama kampanye Operasi Toofan pemerintah negara bagian melawan penyalahgunaan narkoba di Perumbavoor. | Kredit Foto: RK Nithin Pekerja migran saja tidak dapat disalahkan atas ancaman narkoba di Perumbavoor, kata Menteri Dalam Negeri Ramesh Chennithala pada hari Jumat (3 Juli), sambil mengeluarkan peringatan keras kepada jaringan yang terlibat dalam perdagangan narkotika di dalam dan sekitar kota tersebut. Ia sedang berpidato di sebuah pertemuan publik sehubungan dengan operasi anti-narkoba yang dilakukan polisi di seluruh negara bagian, Operasi Toofan: Perburuan Narkoba di Perumbavoor. Pemerintahan Front Demokratik (UDF) dan Departemen Dalam Negeri memberikan perhatian ekstra terhadap keselamatan dan pertumbuhan kota tersebut. “Tujuan kami adalah untuk membebaskan Perumbavoor, ibu kota kayu lapis negara ini, dari label sebagai pusat narkoba,” kata Chennithala. Dia mengatakan mafia narkoba yang beroperasi di Kerala menjadi kurang aktif setelah tahap awal operasi polisi. “Mereka berpikir polisi akan menghentikan aksi tersebut setelah kehebohan awal dan semuanya akan kembali normal setelah beberapa bulan. Saya memperingatkan mereka bahwa jika mereka tidak menghentikan kegiatan ilegal tersebut, mereka akan diborgol,” kata Menteri. Ia mengatakan polisi telah mendaftarkan 5.260 kasus berdasarkan Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika (NDPS), dan menangkap 5.634 orang dalam satu bulan sejak operasi tersebut diluncurkan. Dia mengatakan sekitar 70 orang juga telah dikirim untuk rehabilitasi. Dia mengatakan polisi akan membentuk satuan tugas khusus untuk menangani kasus narkoba. Menanggapi kekhawatiran atas banyaknya orang yang ditangkap yang mendapatkan jaminan dengan mudah dalam kasus narkoba, Menteri mengatakan anggota parlemen Chalakudy Benny Behanan telah diberitahu untuk mengangkat masalah yang berkaitan dengan celah dalam UU NDPS di Parlemen. Dia mengatakan kepala polisi negara bagian Ravada Chandrasekhar akan mengadakan pertemuan dengan rekan-rekannya di negara-negara tetangga pada tanggal 10 Juli untuk membahas langkah-langkah untuk mencegah penyelundupan narkoba lintas batas. Menteri juga menghadiri rapat umum dan berinteraksi dengan komunitas pedagang dan pedagang. Usai pertemuan publik, Bapak Chennithala mengunjungi Bhai Colony, pemukiman pekerja migran di kota tersebut, dan berinteraksi dengan warga. Dia memberikan lencana ‘Prajurit Toofan’ kepada perwakilan pekerja migran dan menyampaikan ikrar anti-narkoba dalam bahasa Hindi. Diterbitkan – 03 Juli 2026 20:57 IST
Diterbitkan : 2026-07-03 20:01:00
sumber : www.thehindu.com



