Hukum dan Ketertiban: Lalu lintas yang meningkat mendorong adanya sinyal antara persimpangan VVD dan Kolektorat
Pemandangan Persimpangan Millerpuram di Thoothukudi. | Kredit Foto: N, RAJESH Dengan pesatnya urbanisasi dan industrialisasi, kota Thoothukudi telah menyaksikan peningkatan lalu lintas kendaraan yang terus-menerus, yang menyebabkan peningkatan kemacetan di jalan-jalan utama kota. Hal ini mendorong penduduk untuk meminta pemasangan sinyal lalu lintas di persimpangan-persimpangan utama khususnya di sepanjang bentangan jalan Palayamkottai antara persimpangan VVD dan kolektor distrik Thoothukudi. Jalan tersebut berfungsi sebagai salah satu jalur arteri utama kota, menghubungkan Thoothukudi dengan daerah pinggiran kota seperti Madathur dan Pudukottai, selain melayani penumpang yang datang dari distrik tetangga Tirunelveli. Namun, pada jam sibuk, lalu lintas sering kali bergerak sangat lambat antara persimpangan VVD dan Kolektorat Distrik. Beberapa persimpangan utama di sepanjang jalur ini meliputi, Millerpuram, Chidambara Nagar, Third Mile dan area dekat gudang FCI. Meningkatnya volume kendaraan telah mendorong masyarakat untuk memasang lampu lalu lintas atau penempatan personel polisi lalu lintas secara teratur di titik-titik tersebut untuk mengurangi kemacetan dan memfasilitasi penyeberangan jalan yang aman untuk pejalan kaki, khususnya pelajar dan mahasiswa.Mohammed, warga Thresepuram berkata, “Belakangan ini, kota ini mengalami peningkatan pergerakan kendaraan yang signifikan, yang menyebabkan kecelakaan kecil di beberapa lokasi.” Ia menambahkan bahwa pemasangan lampu lalu lintas menjadi perlu antara Millerpuram dan perguruan tinggi politeknik negeri di Third Mile, karena perilaku mengemudi yang terburu-buru oleh pelajar sering kali menyulitkan pejalan kaki untuk menyeberang jalan dengan aman di kawasan tersebut. Namun, seorang pejabat dari polisi sayap lalu lintas Thoothukudi mengatakan kepada The Hindu bahwa a Sinyal lalu lintas sudah dipasang di dekat pertigaan Millerpuram, namun saat ini sudah tidak berfungsi. “Jarak antara pertigaan VVD dan Third Mile sekitar dua km. Pengendara mengalami kesulitan karena adanya dua titik sinyal dalam jarak yang begitu pendek, yang akhirnya menyebabkan sinyal terputus,” tambahnya. Pemasangan rambu lalu lintas atau bundaran tambahan saat ini belum memungkinkan karena terbatasnya lebar jalan. Lebih lanjut pejabat tersebut menambahkan, jika jalan diperlebar antara pertigaan VVD dan gudang FCI, pemasangan rambu lalu lintas atau bundaran dapat dipertimbangkan di kemudian hari. “Polisi lalu lintas terus mengambil tindakan untuk mengurangi kemacetan dan memastikan keselamatan pergerakan pejalan kaki di seberang jalan,” katanya. Diterbitkan – 02 Juli 2026 20:41 IST
Diterbitkan : 2026-07-02 15:22:00
sumber : www.thehindu.com



