Di dalam proses desain Samsung untuk membuat earbud Anda pas

Federico Casalegno telah memikirkan tentang telinga. Miliaran telinga. “Telinga hampir seperti sidik jari. Masing-masing dari kita memiliki sidik jari yang berbeda,” kata Casalegno, wakil presiden eksekutif desain di Samsung. Ini adalah topik yang relevan bagi Samsung, pembuat berbagai earbud, dan bagi Casalegno, yang bertugas mencari cara untuk membuat earbud tersebut—bersama dengan portofolio produk teknologi yang dapat dikenakan seperti jam tangan pintar dan cincin pintar—senyaman dan berguna mungkin.(Foto: Samsung)Membungkus kepala seseorang dengan miliaran telinga—atau pergelangan tangan atau jari atau, bahkan seluruh kepala—merupakan prospek yang sulit, namun juga merupakan bagian yang semakin penting dari bisnis Samsung, yang menghasilkan pendapatan lebih dari $215 juta pada tahun 2025. Itulah sebabnya Casalegno telah mengarahkan para desainer dan pengembang produk Samsung untuk sepenuhnya merangkul skala pemecahan masalah desain komputasi. Dengan menggunakan kekuatan pembelajaran mesin, pemodelan digital, dan kumpulan data yang mendalam, Casalegno membantu Samsung menemukan kembali cara merancang produknya untuk lebih memenuhi kebutuhan pasar global yang semakin beragam. Pendekatan ini telah meningkatkan kecepatan Samsung dalam mengembangkan produk wearable-nya. Casalegno mengatakan bahwa beberapa tahun yang lalu perusahaan, seperti pembuat produk besar lainnya, dibatasi oleh alat desain konvensional dan model komputer. Untuk sesuatu seperti earbud, menerjemahkan data biomorfologi sekelompok besar pengguna ke dalam sebuah desain mungkin memerlukan waktu satu bulan penuh untuk membuat modelnya. Sekarang salah satu simulasi tersebut dapat memakan waktu 10 menit. “Kami benar-benar menjalankan ribuan simulasi dalam periode waktu yang sangat singkat, dan kami memiliki jutaan titik data, yang sebelumnya tidak terbayangkan,” kata Casalegno. Semua ini menghasilkan jadwal pengembangan produk yang lebih cepat dan keragaman produk yang lebih besar. “Desain komputasi, 100%, membantu meningkatkan portofolio produk kami yang belum pernah mungkin dilakukan sebelumnya, namun pada saat yang sama menciptakan peluang baru untuk menciptakan produk baru,” katanya.(Gambar: Samsung)Sebagai pionir dalam desain komputasi, Casalegno membawa lebih dari 25 tahun pengalaman yang ia asah selama masa jabatan yang panjang di MIT Media Lab, dan, sejak 2018, sebagai salah satu desainer papan atas di Samsung. Selain menjadi desainer berpengalaman, ia juga memiliki gelar PhD di bidang sosiologi. Setelah mengambil alih sebagai kepala studio desain global Samsung pada bulan November lalu, Casalegno menjadikan desain komputasi sebagai prinsip utama strategi pengembangan produk perusahaan. Dia juga melihatnya sebagai cara untuk membuat produk seperti perangkat wearable Samsung menjadi lebih dapat dipakai. “Saya selalu terdorong oleh desain untuk manusia dan mengedepankan pendekatan desain yang berpusat pada manusia,” katanya.
Diterbitkan : 2026-07-01 10:30:00
sumber : www.fastcompany.com



