Pengaturan dilakukan untuk perjalanan Pulse Polio di Kerala pada 28 Juni

Lebih dari 19 lakh anak di bawah usia lima tahun akan diberikan obat tetes polio oral di Negara Bagian tersebut pada tanggal 28 Juni sebagai bagian dari upaya imunisasi Pulse Polio secara nasional. Menteri Kesehatan K. Muraleedharan akan meresmikan peluncuran inisiatif di seluruh negara bagian di Rumah Sakit Ibu dan Anak Thycaud pada hari Minggu pukul 8 pagi. Sebanyak 19.80.224 anak di bawah usia lima tahun akan menerima vaksin polio di seluruh negara bagian. Untuk itu, 22.288 stan akan didirikan dan 46.663 relawan terlatih dikerahkan untuk memberikan vaksin. Gerai vaksinasi akan dibuka di tempat-tempat umum yang nyaman, termasuk rumah sakit pemerintah, puskesmas, puskesmas perkotaan, anganwadi, rumah sakit swasta, perpustakaan, sekolah, dan gedung organisasi relawan. Selain stan reguler, 539 stan vaksinasi transit akan didirikan untuk memberikan vaksin kepada anak-anak selama perjalanan, serta 283 stan keliling dan sembilan stan di festival dan pekan raya. Gerai transit akan beroperasi di stasiun kereta api, halte bus, dan tempat pendaratan kapal. Gerai keliling dimaksudkan untuk menjangkau orang-orang di lokasi seperti koloni pekerja migran, daerah dengan medan yang sulit, tempat festival, dan ruang pernikahan. Sertifikasi bebas polioGerakan Pulse Polio diluncurkan di India pada tanggal 2 Oktober 1994, ketika India menyumbang sekitar 60% kasus polio global. Kasus polio terakhir yang disebabkan oleh virus polio liar dilaporkan di Kerala dari Malappuram pada tahun 2000. Tidak ada kasus polio akibat virus liar yang dilaporkan di India sejak tahun 2011. Pada tanggal 13 Januari 2026, India telah menyelesaikan 15 tahun sebagai negara bebas polio. India menerima ‘sertifikasi bebas Polio’ dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bersama dengan seluruh Wilayah Asia Tenggara pada tanggal 27 Maret 2014. Menurut WHO, kasus virus polio liar terus dilaporkan di Pakistan dan Afghanistan dan bahkan jika satu anak tetap terinfeksi, anak-anak di semua negara berisiko tertular polio. Kegagalan memberantas polio dari benteng terakhir yang tersisa ini dapat mengakibatkan sebanyak 200.000 kasus baru setiap tahun, dalam waktu 10 tahun, di seluruh dunia, kata WHO. Oleh karena itu, satu hari imunisasi polio nasional dan dua hari imunisasi sub-nasional diadakan di negara ini setiap tahun untuk menjaga kekebalan masyarakat terhadap virus liar dan dengan demikian mempertahankan status India bebas polio. Pada saat yang sama, vaksin polio yang tidak aktif dan dapat disuntikkan telah dijadikan bagian dari jadwal imunisasi nasional untuk memberikan perlindungan imunisasi rutin kepada semua anak. Rantai dinginSpanduk, poster, selebaran akan dibagikan dan kunjungan ke rumah akan dilakukan sebagai bagian dari publisitas program tersebut. Departemen Kesehatan telah membuat pengaturan yang rumit untuk pengiriman vaksin dan pemeliharaan rantai dingin – termasuk lemari es berlapis es, freezer dalam, kotak pendingin, dan wadah vaksin – telah diatur. Anak-anak yang tidak mencapai bilik pada Hari Pulse Polio akan dilindungi melalui pembersihan pada tanggal 29 dan 30 Juni, ketika petugas kesehatan akan mengunjungi rumah anak-anak tersebut untuk memberikan vaksin. Diterbitkan – 26 Juni 2026 18:53 IST


Diterbitkan : 2026-06-26 13:23:00

sumber : www.thehindu.com