Kota-kota di Eropa menggunakan solusi desain cerdas untuk melawan panas ekstrem. Akankah mereka berhasil?

Eropa sedang menghadapi gelombang panas yang mematikan dan memecahkan rekor, dan agar tetap sejuk, kota-kota dan penduduk telah merancang intervensi. Beberapa proyek merupakan proyek jangka panjang yang sudah berjalan, sementara yang lain merupakan upaya bantuan DIY yang cepat untuk masyarakat Eropa yang menghadapi musim panas terpanas yang pernah ada. Berikut adalah tujuh cara yang dilakukan kota-kota di Eropa untuk membantu warganya mengatasi cuaca panas (selain membeli lebih banyak unit AC), meskipun suhunya hanya beberapa derajat saja. (Foto: Jerome Gilles/NurPhoto via Getty Images) 1. “Pulau Pendingin” di Paris Paris merancang “pulau pendingin” yang menggunakan air, tumbuh-tumbuhan, dan struktur peneduh untuk menjaga suhu ruangan sekitar 4 hingga 7 derajat Fahrenheit lebih dingin dari biasanya. Seiring berjalannya waktu, kota ini telah memperluas jumlah titik pendinginnya—yang mencakup taman umum, kolam renang, dan gedung—dari lebih dari 800 pada tahun 2019 menjadi lebih dari 1.400 saat ini. Peta digital menunjukkan lokasi terdekat bagi penduduk dan pengunjung. (Foto: Sebastien Salom-Gomis/AFP/Getty Images) 2. Kapur pada jendela di Nantes Di Prancis, sekolah-sekolah menutup jendela dengan kapur untuk menghalangi panas pada musim panas ini. Bubuk kapur yang disebut Blanc de Meudon dicampur dengan air dan dilukis di jendela untuk memantulkan cahaya. (Foto: chromoprisme/Adobe Stock) 3. Menanam lebih banyak pohon di Marseille Sebagai bagian dari penyegaran ruang publik yang lebih luas, pada tahun 2024 Marseille, sebuah kota pelabuhan di pantai Mediterania di selatan Perancis, menyetujui rencana untuk menanam lebih banyak pohon. Sejauh ini, kota ini telah mengidentifikasi sekitar 300.000 bibit dan 8.000 pohon dewasa untuk ditanam dalam intervensi desain perkotaan ini, menurut Kovenan Walikota Uni Eropa. Pohon memiliki efek pendinginan alami karena memberikan keteduhan dan proses yang disebut evapotranspirasi, dimana tanaman menyerap air dan mengeluarkannya melalui daun sementara kelembaban dari tanah menguap.
Diterbitkan : 2026-06-25 10:00:00
sumber : www.fastcompany.com



