Laporan: Minneapolis menyalahgunakan pelatihan polisi


Sebuah laporan yang dirilis minggu ini menemukan bahwa polisi Minneapolis sering salah menangani kasus disiplin petugas dalam beberapa tahun terakhir.Laporan tersebut dikeluarkan oleh Penegakan Hukum Efektif untuk Semua (ELEFA), kelompok yang bertanggung jawab untuk memantau perjanjian kepolisian antara kota Minneapolis dan departemen hak asasi manusia negara bagian tersebut.Ditemukan bahwa polisi Minneapolis di masa lalu sering salah mengarahkan kasus disiplin ke pembinaan disiplin yang lebih keras, dan kasus tersebut sering kali tidak terselesaikan dalam jangka waktu yang lama. ELEFA mengamati kasus-kasus sejak tahun 2018 dan baru-baru ini pada tahun 2024 yang ditangani oleh unit urusan dalam negeri departemen kepolisian dan kantor peninjauan pelanggaran polisi. Banyak dari kasus-kasus tersebut sudah ada sebelum adanya perjanjian yang ditegakkan oleh pengadilan kota mengenai kepolisian dengan Departemen Hak Asasi Manusia negara bagian. “Hasil-hasil ini memperkuat kebutuhan untuk mereformasi kebijakan dan praktik mengenai penyelidikan dan penyelesaian pengaduan,” menurut laporan tersebut. Dengan menggunakan pedoman yang ada saat ini, kelompok tersebut menemukan bahwa 58 persen dari kasus-kasus yang mereka tangani seharusnya tidak dikirim ke pembinaan. Kasus pelanggaran pedoman kepelatihan antara lain kejar-kejaran polisi, gagal membuat laporan, dan tabrakan yang mengakibatkan luka-luka. Analisis tersebut juga menemukan bahwa waktu yang dibutuhkan median kasus di Kantor Perilaku dan Peninjauan Polisi Kota adalah dua tahun untuk memindahkan sebuah kasus dari status terbuka hingga memberikan pembinaan. Waktu rata-rata untuk kasus-kasus yang ditangani di unit urusan internal departemen hingga pembinaan adalah 316 hari. Laporan tersebut mencerminkan temuan dalam investigasi Departemen Hak Asasi Manusia Minnesota di Departemen Kepolisian Minneapolis, yang juga menemukan bahwa lebih dari sepertiga petugas yang dirujuk ke pembinaan oleh kantor perilaku dan peninjauan tidak menerima tindakan perbaikan. Departemen tersebut telah dikritik karena menggunakan pembinaan untuk menghindari pengungkapan tindakan disipliner, dengan alasan bahwa tindakan tersebut tidak memenuhi syarat sebagai disiplin menurut undang-undang negara bagian. Pengadilan banding bulan lalu memutuskan bahwa pembinaan memenuhi syarat sebagai disiplin dan oleh karena itu harus diumumkan ke publik. Laporan tersebut merekomendasikan agar polisi Minneapolis memperbarui pedoman pelatihan dan menyederhanakan praktik data.


Diterbitkan : 2026-06-25 09:00:00

sumber : www.mprnews.org