Eropa mempercepat keluaran chip fotonik 6 inci untuk meningkatkan kemandirian semikonduktor

Perusahaan peralatan pembuat chip Belanda ASML dan organisasi penelitian TNO telah bekerja sama untuk memperkuat ekosistem chip fotonik Eropa dan mempercepat jalur menuju manufaktur skala besar. Kolaborasi ini akan berpusat pada Jalur Percontohan Chip Fotonik TNO yang baru, yang saat ini sedang dibangun di Kampus Teknologi Tinggi di Eindhoven, Belanda. Fasilitas ini diharapkan berfungsi sebagai pusat utama pengembangan fotonik terintegrasi di Eropa. Berdasarkan perjanjian tersebut, ASML akan menerapkan sistem litografi, termasuk pemindai DUV dan I-Line, di dalam fasilitas jalur percontohan. Perusahaan-perusahaan tersebut akan menggunakan situs tersebut sebagai lingkungan penelitian dan pengembangan bersama untuk meningkatkan proses manufaktur dan membantu memindahkan teknologi fotonik dari laboratorium ke produksi komersial. Kemitraan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat rantai pasokan semikonduktor Eropa seiring dengan upaya negara dan perusahaan untuk memperluas kemampuan chip dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada manufaktur luar negeri. Membangun kapasitas fotonik Fotonik terintegrasi menggunakan cahaya, bukan listrik, untuk memproses dan mengirimkan informasi. Teknologi ini dipandang sebagai cara yang menjanjikan untuk meningkatkan kecepatan transfer data sekaligus mengurangi konsumsi energi dalam sistem elektronik masa depan. Jalur percontohan baru ini diharapkan dapat mendukung produksi chip fotonik Indium Phosphide (InP) canggih dalam jumlah besar menggunakan wafer 6 inci, sebuah langkah signifikan menuju manufaktur skala industri. Dengan menggabungkan infrastruktur penelitian TNO dan keahlian litografi ASML, perusahaan bertujuan untuk mengatasi beberapa tantangan utama dalam meningkatkan produksi chip fotonik. Fasilitas ini juga akan menjadi tuan rumah lokakarya teknis, kegiatan penelitian bersama, dan demonstrasi untuk pelanggan dan mitra industri. “Kemitraan dengan ASML ini memperkuat komitmen kami untuk membangun unicorn Eropa di lanskap semikonduktor. Dengan menggabungkan kemampuan penelitian dan pengembangan kami dengan peralatan kelas dunia, kami menciptakan lingkungan jalur percontohan unik yang akan menguntungkan seluruh industri,” kata Arnaud de Jong, Managing Director TNO High Tech Industry. Kolaborasi ini terjadi seiring meningkatnya permintaan akan teknologi fotonik yang dapat mendukung jaringan telekomunikasi generasi mendatang, sistem penginderaan canggih, aplikasi perawatan kesehatan, dan infrastruktur pusat data. Dari laboratorium hingga manufaktur Selain manufaktur, proyek ini diharapkan dapat mendukung upaya penelitian yang lebih luas di seluruh Belanda. TNO, Universitas Teknologi Eindhoven, dan Universitas Twente telah bekerja sama melalui Pusat Teknologi Integrasi Fotonik (PITC), yang berfokus untuk mengubah penelitian chip fotonik menjadi produk komersial. Perjanjian baru dengan ASML dirancang untuk memperkuat ekosistem tersebut dengan memberikan akses ke alat manufaktur dan keahlian produksi di awal proses pengembangan. Menurut perusahaan tersebut, salah satu tujuan utamanya adalah memperpendek jalur antara terobosan penelitian dan penerapan komersial. “Penskalaan teknologi chip fotonik memerlukan transisi yang mulus dari penelitian mutakhir ke manufaktur bervolume tinggi. Dengan mengintegrasikan sistem litografi kami ke dalam jalur percontohan TNO, kami menjembatani kesenjangan tersebut,” kata Stanislas Baron, Wakil Presiden Senior di ASML. Eksekutif tersebut menambahkan bahwa kolaborasi ini akan membantu mengoptimalkan proses manufaktur untuk fotonik terintegrasi dan mempercepat waktu pemasaran teknologi tersebut. Ketika Eropa berupaya memperluas posisinya dalam teknologi semikonduktor canggih, kemitraan baru ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan produksi yang mampu mendukung perusahaan rintisan dan perusahaan mapan yang mengerjakan inovasi chip fotonik.


Diterbitkan : 2026-06-24 21:10:00

sumber : interestingengineering.com