Negara menargetkan pertumbuhan 32% di sektor pertambangan, kata Menteri Kollu Ravindra
Menteri Pertambangan Kollu Ravindra. Foto file: Pengaturan Khusus Peluncuran proyek pertambangan emas Jonnagiri menandai momen bersejarah bagi Andhra Pradesh sebagai salah satu usaha pertambangan paling signifikan di India, kata Menteri Pertambangan Kollu Ravindra pada hari Rabu. Berbicara pada peresmian proyek di lokasi proyek pertambangan emas Geomysore Services (India) Private Limited, dekat Tuggali, Bapak Ravindra mengatakan mega usaha itu terwujud karena visi dan visi Ketua Menteri N. Chandrababu Naidu. inisiatif. Tn. Ravindra mengamati bahwa pemerintahan koalisi memberikan penekanan baru pada pertambangan, dengan tujuan menjadikan Andhra Pradesh sebagai kontributor utama kebutuhan mineral negara tersebut. Dia menuduh bahwa sektor pertambangan mengalami kehancuran selama masa pemerintahan YSRCP sebelumnya, ketika tingkat pertumbuhan anjlok menjadi 7% dari 24% pada masa TDP sebelumnya (2014-19). Mengkritik rezim YSRCP karena mengizinkan ekstraksi pasir ilegal, lemahnya regulasi operasi penambangan, dan kebijakan yang merusak kekayaan mineral Negara, dia mengatakan bahwa kerugian yang dialami keuangan negara adalah ₹ 19,131 crore. “Pemerintah koalisi telah memperkenalkan reformasi yang bertujuan untuk transparansi dan kepentingan publik. Kebijakan pasir gratis memungkinkan pasokan hampir dua crore ton pasir ke masyarakat di seluruh negara bagian,” katanya. Ravindra mengatakan pemerintah sedang mempercepat eksplorasi emas, mineral pasir pantai, bijih besi, dan mangan hingga mencapai tingkat pertumbuhan 32%. Menteri mengatakan, deposit emas juga telah teridentifikasi di distrik Anantapur dan Chittoor. “Prosedur lelang akan segera diselesaikan untuk memfasilitasi penambangan di sana. Proyek ini dapat menempatkan Andhra Pradesh di antara wilayah penghasil emas utama di India,” tegas Ravindra. Diterbitkan – 25 Juni 2026 04:16 IST
Diterbitkan : 2026-06-24 22:46:00
sumber : www.thehindu.com



