Kolkata di bawah: Di tengah kematian dan keputusasaan, kerabat pekerja mencari yang masih hidup
Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di lokasi runtuhnya gudang yang sedang dibangun di Taratala, di Kolkata pada 24 Juni 2026. | Kredit Foto: ANI Keluarga pekerja yang hilang pasca ambruknya gudang Taratala pada Rabu (24 Juni 2026) dengan panik mencari mereka di lokasi kecelakaan dan di RS SSKM milik negara. Namun bagi banyak orang, perjalanan ke rumah sakit tidak membawa hasil apa pun. “Saya mengetahui tentang kecelakaan itu pada jam 3 sore dan sejak itu saya telah pergi ke tempat kejadian dan ke rumah sakit tetapi tidak menemukan jejak saudara laki-laki saya Khaleq Sardar. Dia sedang bekerja di lokasi tersebut,” kata seorang pemuda yang datang dari Basanti di distrik 24 Parganas Selatan di negara bagian tersebut. Runtuhnya gudang yang sedang dibangun di Kolkata: Ikuti perkembangan pada 24 Juni 2026 Pria lain dari daerah Kidderpore di kota tersebut mengatakan dia terakhir kali berbicara dengan kerabatnya pada Selasa malam dan setelah mengetahui tentang kecelakaan itu dia pergi ke rumah sakit dan lokasi pembangunan. Menurut pemerintah Benggala Barat, sekitar 25 orang telah diselamatkan dari lokasi dan lima orang meninggal. Tidak ada kejelasan mengenai jumlah orang yang masih terjebak di bawah puing-puing. Ketua Menteri Suvendu Adhikari mengatakan upaya sedang dilakukan untuk mengidentifikasi kontraktor tenaga kerja tersebut. “Sebagian besar pekerja didatangkan dari Munger di Bihar dan daerah sekitarnya,” katanya.Mr. Adhikari mengapresiasi upaya warga setempat yang bersama polisi ikut serta dalam operasi penyelamatan beberapa menit setelah kecelakaan terjadi. “Saya melihat setidaknya lima hingga enam orang terjebak di bawah puing-puing sambil berteriak minta tolong. Banyak dari mereka adalah tetangga saya,” kata Biru Das. Das, yang bekerja di gudang terdekat, mengatakan bahwa dia bersama orang lain menyelamatkan sekitar enam orang dari reruntuhan. “Di antara mereka, satu orang meninggal,” katanya. Ujjal Kumar, warga lainnya, mengenang “getaran kuat seperti gempa bumi” ketika bangunan tersebut runtuh. “Setelah itu terdengar suara keras seperti ledakan,” ujarnya. Pak Kumar menambahkan, dirinya dan pekerja lainnya sedang beristirahat saat kecelakaan terjadi dan mereka pun bergegas ke lokasi kejadian untuk ikut melakukan upaya penyelamatan.Seorang saksi mata, Raju, mengatakan, pembangunan sudah berlangsung enam bulan terakhir dan baru tiga hari sejak pengerjaan pemasangan atap beton lantai tiga dimulai. katanya.Sajid, warga lainnya, mengaku banyak pekerja yang dipanggil karena atapnya tampak bergetar. Banyak pekerja yang bekerja di gudang di sekitar lokasi mengatakan bahwa kontraktornya, Pak Asgar, terkenal dan diyakini dekat dengan mantan anggota dewan daerah Kongres Trinamool (bangsal nomor 80) Anwar Khan, yang diusir oleh penduduk setempat dari lokasi. Tanah di mana gudang itu akan dibangun adalah milik Otoritas Pelabuhan Syama Prasad Mookerjee, yang telah memberikan izin Sewa 30 tahun mulai Agustus 2024 kepada perusahaan swasta Behera Brothers. Diterbitkan – 24 Juni 2026 22:51 IST
Diterbitkan : 2026-06-24 17:21:00
sumber : www.thehindu.com



