Ikuti protokol di acara-acara pemerintah, kata Ketua kepada para pejabat

Pembicara JCD Prabhakar. | Kredit Foto: B. Velankanni Raj Ketua Majelis Tamil Nadu JCD Prabhakar pada hari Senin mengarahkan Sekretaris Utama untuk mengeluarkan instruksi kepada Komisaris Kota, Komisaris Perusahaan Kota, pejabat badan-badan lokal dan Kolektor untuk mematuhi surat perintah diutamakan dan memastikan bahwa hak istimewa dan protokol karena MLA dihormati. TVK, DMK terlibat dalam perdebatan sengit di Majelis Tamil Nadu mengenai pernyataan CM Vijay tentang ‘dana partai’Dia mengatakan MLA harus diundang secara resmi ke semua acara resmi yang diselenggarakan oleh lokal badan dan pemerintah daerah. Merujuk pada protokol pemerintah yang ada, dia mengatakan salinannya akan dikirimkan ke semua MLA selain mengunggah salinannya ke komputer mereka di Majelis. Dia memberikan keputusan tersebut sambil menyelesaikan pengaduan yang diajukan oleh Thiru. Vi. Ka. Nagar MLA MR Pallavi (TVK) mengenai perselisihan pada peresmian gedung sekolah negeri di daerah pemilihannya (yang juga dihadiri oleh Walikota Chennai).Mr. Prabhakar mengatakan semua pejabat dan perwakilan masyarakat harus mengikuti perintah prioritas dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka sesuai dengan itu. “Apa yang terjadi di Thiru. Vi. Ka. Nagar tampaknya terjadi baik secara sadar atau tidak karena kurangnya pemahaman tentang perintah diutamakan. Tidak ada tindakan lebih lanjut yang diperlukan, juga tidak ada kebutuhan untuk merujuk masalah ini ke Komite Hak Istimewa, “katanya.’Jaga kesopanan’Mr. Prabhakar juga memperingatkan bahwa proses hak istimewa akan dimulai terhadap anggota yang terbukti melanggar kesopanan DPR. Dia mengatakan video yang menunjukkan beberapa anggota mengejek anggota lain dan melontarkan ekspresi wajah saat berdebat telah menjadi viral di media sosial. “Tindakan seperti itu berdampak buruk terhadap martabat dan kesopanan DPR. Para anggota harus menjunjung tinggi tradisi DPR yang tetap menjadi panutan bagi lembaga legislatif lainnya,” tuturnya. Ketua DPR mengingatkan para anggota agar tidak mengomentari hal-hal yang bersifat sub-yudisial. Beliau memperingatkan agar tidak melakukan serangan pribadi, menggunakan kata-kata kasar, atau melontarkan tuduhan tidak berdasar yang dapat mengganggu jalannya proses DPR. Ia menghimbau para anggota agar pidatonya singkat dan manis sehingga DPR dapat menggunakan waktunya secara efektif untuk berdebat dan berdiskusi mengenai hal-hal penting. isu-isu.Pembicara mengatakan para anggota dapat mengangkat hal-hal penting mengenai konstituen mereka baik melalui diskusi, maupun menyampaikan isu-isu lain secara tertulis. Pengajuan tersebut akan dianggap sebagai bagian dari proses Majelis, dicatat sebagaimana mestinya dan salinannya akan diberikan kepada para anggota. Mereka juga dapat dicetak dan didistribusikan kepada masyarakat di daerah pemilihan. Diterbitkan – 22 Juni 2026 23:04 IST


Diterbitkan : 2026-06-23 11:33:00

sumber : www.thehindu.com