CEO Google DeepMind mengatakan keterampilan inilah yang akan membedakan manusia dari AI

CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, sangat vokal mengenai keyakinannya bahwa kecerdasan umum buatan (AGI), sebuah jenis AI teoritis yang dapat melakukan tugas-tugas yang sesuai dengan kognisi manusia, hanya tinggal beberapa tahun lagi untuk mencapainya. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini di Stanford Graduate School of Business, Hassabis menegaskan kembali prediksinya. “Saya pikir itu akan menjadi teknologi transformatif yang sangat besar,” tambahnya. Sepuluh tahun dari sekarang, Hassabis mengatakan dia berpikir “kita akan menyadari bahwa kita sedang berdiri di kaki singularitas,” mengacu pada titik di mana AI melampaui kecerdasan manusia dan terus meningkatkan dirinya sendiri, di luar kendali manusia. Tidak ada konsensus mengenai kapan AGI akan tercapai, bahkan di antara para pemimpin di bidang AI. Tahun lalu, Sam Altman menulis dalam sebuah posting blog bahwa “kemanusiaan hampir membangun superintelligence digital,” mengacu pada hipotetis tahap masa depan setelah AGI, di mana tingkat kecerdasan AI melampaui pikiran manusia yang paling cerdas. “Kami (seluruh industri, bukan hanya OpenAI) sedang membangun otak untuk dunia,” tulis Altman dalam postingannya.
Diterbitkan : 2026-06-22 21:30:00
sumber : www.fastcompany.com



