2 pejabat senior AS mengunjungi Sri Lanka di tengah meningkatnya fokus pada kawasan Samudera Hindia
Komandan Angkatan Udara Pasifik Jenderal Kevin Schneider. Kredit Foto: X@USEmbSL Dua pejabat senior AS, termasuk Komandan Angkatan Udara Pasifik Jenderal Kevin Schneider, telah tiba di Sri Lanka dalam kunjungan terpisah yang berfokus pada pertahanan, keamanan, dan kerja sama ekonomi di tengah meningkatnya keterlibatan Washington dengan negara strategis di Samudra Hindia tersebut, kata para pejabat pada Senin (22 Juni 2026). Schneider tiba di Sri Lanka pada hari Minggu (21 Juni) untuk kunjungan tiga hari yang berakhir pada tanggal 24 Juni, kata Kedutaan Besar AS di Kolombo. Secara terpisah, Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Asia Selatan dan Tengah S. Paul Kapur juga tiba di Kolombo pada hari Minggu (21 Juni) untuk kunjungan tiga hari, katanya. Kunjungan penting ini mempunyai arti penting di tengah meningkatnya persaingan geopolitik di kawasan Samudra Hindia, tempat Tiongkok telah memperluas investasi infrastruktur dan jejak maritimnya baru-baru ini. AS telah berupaya memperdalam pertahanan, keamanan, dan keterlibatan ekonomi dengan negara-negara di kawasan ini, termasuk Sri Lanka, sebagai bagian dari strategi Indo-Pasifik yang lebih luas. Menurut misi AS, selama kunjungannya, Schneider akan bertemu dengan pejabat senior Pemerintah Sri Lanka dan pertahanan, termasuk para pemimpin Kementerian Pertahanan dan Angkatan Udara Sri Lanka. Schneider mengawasi seluruh personel dan aset Angkatan Udara AS di kawasan Indo-Pasifik. Kedutaan menggambarkan kunjungan tersebut sebagai cerminan “semakin kuatnya kemitraan pertahanan AS-Sri Lanka” dan “tonggak terbaru dalam perluasan hubungan bilateral yang dibangun melalui latihan bersama, pertukaran militer, dan dialog tingkat senior yang konsisten”. bertemu dengan para pemimpin senior Sri Lanka untuk membahas kerja sama keamanan dan isu-isu regional. Ia juga akan mengadakan pembicaraan dengan para eksekutif sektor swasta dan perwakilan perusahaan-perusahaan AS mengenai perluasan hubungan perdagangan dan investasi bilateral. “Kunjungan ini mencerminkan komitmen Presiden Donald Trump untuk memperkuat kemitraan yang memajukan kemakmuran dan keamanan Amerika, sekaligus memperdalam kerja sama dengan Sri Lanka sebagai mitra utama di Samudera Hindia,” kata kedutaan. Diterbitkan – 22 Juni 2026 13:44 IST
Diterbitkan : 2026-06-22 08:14:00
sumber : www.thehindu.com



