Torpedo kelas berat F21 untuk meningkatkan kekuatan tempur kapal selam Kelas Orka Belanda berikutnya
Belanda telah mengambil langkah signifikan dalam memperkuat kemampuan peperangan bawah lautnya di masa depan dengan memilih torpedo kelas berat F21 yang dikembangkan Perancis untuk kapal selam kelas Orka yang baru. Keputusan tersebut memperdalam kerja sama pertahanan antara Belanda dan Prancis sekaligus memastikan bahwa armada kapal selam generasi berikutnya Angkatan Laut Kerajaan Belanda dilengkapi dengan salah satu sistem senjata bawah air tercanggih di Eropa. Kementerian Pertahanan Belanda mengonfirmasi bahwa torpedo F21 MK2 akan diintegrasikan langsung ke dalam empat kapal selam kelas Orka selama tahap konstruksi. Rencana sebelumnya memperkirakan akan terus menggunakan torpedo MK48 buatan AS yang saat ini digunakan di kapal selam kelas Walrus. Namun, kemajuan dalam perencanaan pengadaan dan antisipasi penghentian stok torpedo yang ada telah memungkinkan Belanda untuk mengadopsi sistem Perancis sejak awal. Kapal selam kelas Orka akan menggantikan armada kelas Walrus yang sudah tua “Kami merasa terhormat atas pemilihan torpedo F21 sebagai salah satu senjata referensi untuk kapal selam kelas Orka. Dengan kontrak ini, kami semakin memperdalam kemitraan strategis kami dan kami menantikan fase kerja sama berikutnya,” kata Pierre Éric Pommellet, ketua dan CEO Naval Group. Kapal selam kelas Orka, yang dibangun oleh Naval Group di bawah program Replacement Netherland Submarine Capability (RNSC), akan menggantikan kapal selam kelas Orka yang sudah tua. Armada kelas Walrus dan diharapkan mulai beroperasi pada awal tahun 2030-an. Dirancang untuk pengumpulan intelijen, perang anti-kapal selam, dukungan operasi khusus, dan misi serangan maritim, kapal selam ini akan menjadi tulang punggung kemampuan bawah laut Belanda selama beberapa dekade mendatang, menurut siaran pers. Sistem persenjataan ini akan meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Kerajaan Belanda “Penandatanganan kontrak untuk torpedo F21 ini menandai langkah penting dalam kemitraan strategis kami,” kata Wakil Laksamana Jan Willem Hartman, Komandan COMMIT. “Sistem persenjataan ini akan diintegrasikan ke dalam kapal selam kelas Orka di masa depan, sehingga meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Kami menantikan tahap selanjutnya dalam kerja sama kami.”Torpedo F21 dianggap sebagai salah satu torpedo kelas berat tercanggih yang saat ini beroperasi dalam layanan operasional. Dikembangkan oleh Naval Group dengan kontribusi dari Thales dan Atlas Elektronik, senjata ini dirancang untuk misi peperangan anti-kapal selam dan anti-permukaan. Senjata ini menggabungkan kontrol berpemandu kawat dengan sistem pelacak akustik aktif dan pasif, memungkinkan keterlibatan target dengan presisi tinggi di lingkungan bawah air yang kompleks. Didukung oleh baterai aluminium-perak oksida canggih dan penggerak listrik, F21 menawarkan kecepatan tinggi, jangkauan lebih luas, dan ciri akustik rendah. Karakteristik ini membuatnya sangat efektif melawan kapal selam modern dan kapal permukaan yang dilengkapi dengan sistem penanggulangan canggih. Profil senjata yang tersembunyi dan paket panduan yang canggih semakin penting ketika angkatan laut menghadapi ancaman yang muncul di bawah air, termasuk sistem tak berawak dan pertahanan anti-torpedo generasi mendatang. Bagi Angkatan Laut Kerajaan Belanda, mengintegrasikan F21 selama tahap konstruksi kapal selam memberikan beberapa keuntungan. Hal ini mengurangi biaya integrasi di masa depan, menyederhanakan pemeliharaan dan peningkatan, dan memastikan kompatibilitas optimal antara platform kapal selam dan sistem senjata utamanya. Keputusan tersebut juga menyelaraskan operasi kapal selam Belanda dengan operasi Angkatan Laut Perancis, sehingga menciptakan peluang untuk meningkatkan pelatihan, kerja sama taktis, dan interoperabilitas dalam kerangka pertahanan NATO dan Eropa. Pemilihan F21 mencerminkan tren yang lebih luas menuju kerja sama industri pertahanan Eropa yang lebih dalam. Ketika angkatan laut Eropa berupaya memodernisasi armada mereka di tengah berkembangnya tantangan keamanan di Atlantik Utara, Arktik, dan kawasan strategis lainnya, platform dan sistem persenjataan bersama semakin dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan efektivitas operasional sekaligus memperkuat basis industri pertahanan di benua tersebut. Dengan kemajuan program kapal selam kelas Orka dan kemitraan industri utama yang sudah terjalin, penerapan torpedo F21 menandai tonggak sejarah lain dalam upaya Belanda untuk mengerahkan kekuatan kapal selam yang berkemampuan tinggi dan siap menghadapi masa depan. Setelah beroperasi, kombinasi platform kelas Orka dan sistem senjata F21 akan memberikan Angkatan Laut Kerajaan Belanda alat pencegah yang kuat dan keuntungan yang signifikan dalam operasi peperangan bawah air.
Diterbitkan : 2026-06-22 05:46:00
sumber : interestingengineering.com



