Jet bisnis perusahaan Prancis mencapai tonggak sejarah besar, mencapai ketinggian 40.000 kaki dengan kecepatan Mach 0,82

Dassault Aviation telah mencapai tonggak penting dalam program jet bisnisnya ketika Falcon 10X yang serba baru berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya. Langkah ini menandai dimulainya kampanye uji terbang pesawat dan menunjukkan kematangan program pengembangan. Penerbangan perdana berlangsung dari Bandara Bordeaux-Mérignac di Perancis, di mana pilot uji Sébastien Dupont de Dinechin dan kopilot Fabrice Dougnac lepas landas dengan Falcon 10X untuk misi yang berlangsung sekitar dua setengah jam. Selama penerbangan, kru mengevaluasi karakteristik penanganan pesawat dan sistem di dalamnya, mencapai ketinggian 40.000 kaki dan berakselerasi hingga Mach 0,82 sebelum kembali untuk pendaratan yang mulus. Penerbangan pertama Kesuksesan penerbangan perdana ini mencerminkan langkah maju yang signifikan bagi Dassault Aviation dalam mempersiapkan apa yang diharapkan menjadi salah satu jet bisnis jarak jauh paling canggih dan luas di dunia. Berbicara mengenai pencapaian ini, Chairman dan CEO Dassault Aviation Eric Trappier menggambarkan penerbangan perdana ini sebagai tonggak penting bagi perusahaan. Dia memuji pencapaian ini berkat dedikasi dan keahlian tim teknik, produksi, dan pengujian penerbangan, serta dukungan dari jaringan mitra global perusahaan. “Penerbangan perdana ini merupakan tonggak sejarah bagi Dassault,” kata Chairman dan CEO Eric Trappier. “Ini mencerminkan dedikasi dan keterampilan tinggi tim teknik, produksi, dan penerbangan kami, serta kualitas jaringan mitra global kami. Kami semua sangat antusias menyambut hari ini saat kami meluncurkan fase baru untuk 10X.” Pesawat berjalan sesuai rencana Program Falcon 10X telah dibuat selama bertahun-tahun, melibatkan ribuan karyawan dan pemasok. Pilot uji Sébastien Dupont de Dinechin mencatat bahwa pesawat tersebut bekerja sesuai rencana sepanjang penerbangan, menyoroti upaya ekstensif yang diinvestasikan dalam mewujudkan pesawat dari konsep menjadi kenyataan. Program uji terbang diperkirakan akan berkembang pesat. Pesawat uji kedua hampir selesai dan akan segera bergabung dalam kampanye, sementara pesawat ketiga yang dilengkapi interior lengkap akan digunakan terutama untuk evaluasi sistem, penilaian fungsionalitas kabin, dan pengujian keandalan. Falcon 10X diposisikan sebagai andalan keluarga Falcon Dassault dan dirancang untuk menetapkan standar baru dalam penerbangan bisnis melalui kombinasi teknologi canggih, kemampuan jarak jauh, dan kenyamanan penumpang. Pesawat ini diharapkan dapat bersaing di segmen jarak sangat jauh, melayani pelanggan yang membutuhkan perjalanan antarbenua dengan peningkatan efisiensi dan kemewahan. Dassault Aviation menekankan bahwa saat ini mereka menjadi satu-satunya produsen pesawat yang menerbangkan jenis pesawat yang benar-benar baru pada tahun 2026, menggarisbawahi komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap inovasi. Pencapaian ini juga mencerminkan keunggulan keahlian unik Dassault di sektor penerbangan sipil dan militer, yang telah lama menjadi landasan kesuksesan perusahaan. Dengan lebih dari satu abad pengalaman di bidang kedirgantaraan dan lebih dari 10.000 pesawat dikirimkan ke seluruh dunia, Dassault Aviation terus memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen jet bisnis kelas atas yang terkemuka. Keberhasilan penerbangan perdana Falcon 10X menandai dimulainya babak baru bagi perusahaan dan membawa pesawat ini selangkah lebih dekat untuk memasuki layanan.


Diterbitkan : 2026-06-21 07:49:00

sumber : interestingengineering.com