Pemerintah TN memilih perekrutan langsung untuk mengatasi kekurangan pengemudi pemadam kebakaran

Ada sekitar 980 kendaraan pemadam kebakaran dan penyelamatan berbeda yang beroperasi di seluruh negara bagian. | Kredit Foto: File foto Dalam upaya untuk memecahkan masalah kekurangan pengemudi pemadam kebakaran di seluruh negara bagian, pemerintah Tamil Nadu telah memutuskan untuk mengubah peraturan terkait untuk merekrut mereka secara langsung ke dalam Departemen Layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tamil Nadu (TNFRS). Sebelumnya, jabatan yang sangat penting untuk pengoperasian peralatan pemadam kebakaran ini hanya diisi dengan promosi personel dalam dinas. Cara pengangkatan jabatan pengemudi pemadam kebakaran, kini, juga melalui rekrutmen langsung melalui Badan Perekrutan Layanan Berseragam Tamil Nadu. Sesuai amandemen, jabatan tersebut akan diisi (1) melalui rekrutmen langsung dan (2) promosi dari Kategori 3 Kelas II. “Perbandingan antara rekrutmen langsung dan promosi adalah 4:1,” demikian bunyi GO yang dikeluarkan mengenai hal ini. TNFRS memiliki sekitar 8.100 petugas dan personel yang beroperasi di 384 stasiun di seluruh negara bagian dan sekitar 980 kendaraan pemadam kebakaran dan penyelamatan berbeda yang beroperasi di seluruh negara bagian. Pengerahan kendaraan pemadam kebakaran setelah menerima panggilan darurat sangat bergantung pada ketersediaan pengemudi yang memenuhi syarat dan kompetensi operasional mereka. “Di lokasi kejadian, pengemudi bertanggung jawab untuk mengoperasikan pompa dan menjaga tekanan yang tepat untuk menyalurkan air atau busa secara efektif ke cabang untuk memadamkan api. Mereka juga bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pemeliharaan kendaraan,” kata GO. Sebelumnya, seorang petugas pemadam kebakaran harus menyelesaikan masa kerja selama tiga tahun agar memenuhi syarat untuk dipromosikan menjadi pengemudi pemadam kebakaran. Keputusan pemerintah Negara Bagian diharapkan dapat menyelesaikan masalah kekurangan personel yang memegang jabatan ini di kepolisian. Selama tahun 2025, departemen tersebut menerima total 23.043 ‘panggilan kebakaran’ dan menyelamatkan 93 nyawa manusia serta menyelamatkan harta benda senilai ₹691 crore. Pada tahun yang sama, mereka menerima 1.54.634 ‘panggilan penyelamatan’ dan menyelamatkan 3.214 nyawa manusia serta menyelamatkan lebih dari 95.359 hewan. Diterbitkan – 21 Juni 2026 12:07 IST


Diterbitkan : 2026-06-20 18:37:00

sumber : www.thehindu.com