Inggris menahan kapal tanker minyak yang diberi sanksi yang diyakini terkait dengan armada bayangan Rusia
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer meninggalkan 10 Downing Street untuk menghadiri sesi mingguan Pertanyaan Perdana Menteri di parlemen di London, Rabu, 10 Juni 2026. Kin Cheung/AP hide caption toggle caption Kin Cheung/AP LONDON — Inggris sedang menyelidiki sebuah kapal tanker yang dicurigai menjadi bagian dari “armada bayangan” Rusia, yang mengirimkan minyak yang melanggar sanksi internasional atas perang Moskow terhadap Ukraina, kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Minggu. Angkatan bersenjata Inggris menaiki dan menahan kapal tersebut, Smyrtos, pada hari Minggu di Selat Inggris, dalam apa yang disebut oleh Kementerian Pertahanan negara itu sebagai “operasi pertama yang dipimpin Inggris.” Kapal itu akan ditahan dan dipantau di lepas pantai selatan Inggris untuk penyelidikan, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan. Operasi tersebut dilakukan “dalam koordinasi yang erat” dengan pihak berwenang Perancis, yang sebelumnya telah mencegat sejumlah kapal yang terkait dengan “armada bayangan”. Rusia diyakini menggunakan armada ratusan kapal untuk menghindari sanksi atas perangnya melawan Ukraina. “Operasi ini memberikan pukulan lain bagi Rusia dan mengingatkan mereka yang memicu perang Putin di Ukraina bahwa mereka tidak bisa bersembunyi,” kata Starmer. Pihak berwenang Inggris mengatakan bahwa operasi semacam itu “secara langsung mengurangi sumber daya yang menopang agresi Rusia di Ukraina dan mengurangi kapasitasnya untuk mengancam keamanan di seluruh Eropa dan sekitarnya.”
Diterbitkan : 2026-06-14 08:45:00
sumber : www.npr.org



