Kenaikan biaya pengadaan listrik tidak akan berdampak pada konsumen, kata Sood

Menteri Tenaga Listrik Ashish Sood mengatakan upaya sedang dilakukan untuk menciptakan kebingungan di kalangan masyarakat. | Kredit Foto: FILE PHOTO Menteri Tenaga Listrik Ashish Sood pada hari Sabtu mengatakan bahwa meskipun ada kenaikan biaya pengadaan listrik sebesar 31% karena lonjakan harga bahan bakar global, konsumen di Ibu Kota yang menerima listrik bersubsidi akan tetap “terisolasi sepenuhnya” dan tidak akan terkena dampak apa pun pada tagihan mereka. Mengatasi kekhawatiran atas revisi Biaya Penyesuaian Pembelian Listrik (PPAC), Mr. Sood mengatakan pemerintah akan memastikan beban kenaikan biaya energi tidak membebani masyarakat secara tidak proporsional. “Konsumen yang menerima subsidi listrik dari pemerintah Delhi akan tetap terlindungi dari dampak ini. Meskipun biaya pengadaan listrik meningkat sebesar 31%, Komisi Pengaturan Ketenagalistrikan Delhi (DERC) hanya mengizinkan kenaikan rata-rata sebesar 2,4% pada PPAC. Sebelumnya, PPAC telah dibatasi pada angka 14,5% hingga tanggal 31 Maret,” Menteri mengatakan, seraya menambahkan bahwa dengan revisi terakhir, PPAC kini berada pada kisaran 17,5-17,9%. Sood mengatakan penyesuaian ini diperlukan karena kenaikan harga bahan bakar global yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh krisis yang sedang berlangsung di Asia Barat. Menteri mengatakan PPAC adalah mekanisme hukum yang diatur berdasarkan undang-undang ketenagalistrikan negara tersebut dan bukan merupakan peraturan baru. “Ketentuan ini memungkinkan perusahaan distribusi listrik untuk menyesuaikan fluktuasi biaya pengadaan bahan bakar dan listrik setiap bulannya,” katanya. Pak Sood mengatakan bahwa perintah DERC terbaru ini memberikan keseimbangan yang cermat antara menjaga kelangsungan keuangan perusahaan distribusi listrik dan menjaga kepentingan konsumen. Tidak ada alasan untuk khawatir. Mengklaim bahwa upaya sedang dilakukan untuk menciptakan kebingungan dan kekhawatiran yang tidak perlu di kalangan masyarakat, Pak Sood mengatakan, “Saya ingin menyatakan dengan pasti bahwa semua konsumen yang menerima subsidi listrik pemerintah sama sekali tidak akan terkena dampak pada tagihan listrik mereka karena penyesuaian peraturan ini. Tidak ada alasan bagi konsumen yang disubsidi untuk khawatir.” Menteri mengatakan pemerintah akan memantau situasi dengan cermat. Regulator listrik DERC pada hari Jumat mengizinkan perusahaan distribusi listrik Delhi untuk mendapatkan kembali biaya tambahan penyesuaian pembelian bahan bakar dan listrik yang lebih tinggi dari konsumen di tengah meningkatnya biaya pembelian listrik. Diterbitkan – 14 Juni 2026 01:12 IST


Diterbitkan : 2026-06-13 19:42:00

sumber : www.thehindu.com