Inggris sedang menguji sonobuoy kompak ukuran G yang dibuat untuk kapal selam pemburu drone otonom

Ultra Maritime telah menyelesaikan uji coba penerapan Multistatic Active Accept Sonobuoy, atau MSARS, generasi berikutnya di dalam air di Skotlandia, menandai langkah besar dalam upaya Inggris untuk memodernisasi peperangan anti-kapal selam. Uji coba ini dilakukan ketika negara-negara NATO memantau peningkatan aktivitas kapal selam di Atlantik Utara. Para perencana militer semakin mencari alat yang dapat mendeteksi kapal selam yang lebih senyap dan sistem bawah air tak berawak yang beroperasi di wilayah maritim yang lebih luas. MSARS bertujuan untuk memperkuat kemampuan tersebut. Sonobuoy kompak dirancang untuk meningkatkan deteksi dan lokalisasi ancaman bawah air sekaligus mendukung operasi berawak dan tidak berawak. Memperluas pengawasan bawah air Ultra Maritime mengembangkan sistem ini dengan dukungan dari Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan Inggris, yang dikenal sebagai Dstl. Upaya ini mendukung program Atlantic Bastion, yang berfokus pada perluasan kemampuan perang anti-kapal selam otonom. Inisiatif ini bertujuan untuk membawa pesawat tanpa awak ke dalam misi perburuan kapal selam sambil meningkatkan koordinasi dengan aset berawak yang ada. Aset tersebut termasuk armada helikopter Merlin Mk2 milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Berbeda dengan pendekatan tradisional yang sangat bergantung pada pesawat berawak, Atlantic Bastion menekankan operasi terdistribusi. Berbagai platform dapat berbagi informasi dan bekerja sama untuk melacak target bawah air di wilayah yang lebih luas. Perusahaan tersebut mengatakan meningkatnya aktivitas kapal selam telah meningkatkan urgensi untuk meningkatkan teknologi deteksi. “Peningkatan deteksi dan lokalisasi ancaman kapal selam dan kendaraan bawah air tak berawak sangat penting untuk mempertahankan keunggulan operasional,” kata Ultra Maritime. MSARS memberikan fleksibilitas kepada operator sebelum penerapan. Kru dapat mengonfigurasi pengaturan misi melalui antarmuka digital bawaan sebelum meluncurkan sonobuoy dari pesawat. Integrasi dengan SeaGuardian Ultra Maritime juga bekerja sama dengan General Atomics untuk mengintegrasikan MSARS dan sonobuoy ukuran G lainnya ke dalam pesawat tak berawak MQ-9B SeaGuardian. Pasangan ini secara signifikan dapat memperluas cakupan perang anti-kapal selam. Daya tahan SeaGuardian memungkinkannya bertahan di stasiun lebih lama dibandingkan platform tradisional lainnya. Dikombinasikan dengan sonobuoy kompak, operator dapat mensurvei wilayah lautan yang lebih luas tanpa menambah kebutuhan awak. Ultra Maritime mengatakan integrasi ini akan memperluas jangkauan operasional, meningkatkan daya dukung sonobuoy, dan mendukung operasi multistatis terdistribusi di lingkungan yang diperebutkan. Perusahaan juga mencatat bahwa mereka tetap menjadi satu-satunya produsen yang memproduksi sonobuoy ukuran G. Faktor bentuknya yang lebih kecil membuatnya sangat cocok untuk misi pesawat tak berawak. Dorongan sonobuoy yang lebih luas Uji coba di Skotlandia dilakukan ketika Ultra Maritime memperluas bisnis sonobuoynya melalui kontrak produksi dan kemitraan internasional. Awal tahun ini, perusahaan tersebut mendapatkan kontrak Angkatan Laut AS yang mencakup produksi awal sonobuoy AN/SSQ-125B tingkat rendah. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi kapal selam yang semakin senyap yang beroperasi dalam kondisi akustik yang menantang. Ultra Maritime juga telah memperluas kehadirannya di Eropa. Pada tahun 2025, Prancis memilih perusahaan tersebut untuk menyediakan sonobuoy aktif dan pasif berdasarkan kontrak yang diberikan oleh Thales atas nama badan pengadaan pertahanan negara tersebut. Bagi para perencana pertahanan di kedua sisi Atlantik, pencapaian terbaru MSARS mewakili lebih dari sekedar keberhasilan uji coba. Hal ini menyoroti pergeseran yang lebih luas menuju operasi anti-kapal selam yang semakin berjejaring dan otonom yang dirancang untuk lingkungan maritim yang lebih diperebutkan.


Diterbitkan : 2026-06-12 23:19:00

sumber : interestingengineering.com