‘Kekhawatiran ekstrim’: 2 alasan utama mengapa IPO SpaceX mengkhawatirkan beberapa pengamat pasar saham


Penawaran umum perdana SpaceX tinggal satu hari lagi, dan diperkirakan akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Dengan harga IPO-nya, SpaceX diperkirakan bernilai sekitar $1,75 triliun—jumlah mengejutkan yang akan menempatkannya di peringkat perusahaan paling berharga di dunia. IPO juga dapat membantu menjadikan pendiri SpaceX, Elon Musk, menjadi triliuner pertama di dunia. Namun seiring dengan semakin dekatnya pencatatan saham perusahaan, beberapa kekhawatiran mengenai penawaran tersebut telah diungkapkan oleh para pengamat pasar, mulai dari analis hingga anggota parlemen. Berikut adalah dua hal yang paling menonjol. Kekhawatiran penilaian Harga IPO SpaceX diperkirakan sebesar $135 per saham. Dengan demikian total valuasi perusahaan ini mencapai $1,75 triliun, jumlah yang sangat tinggi bagi perusahaan mana pun. Dengan valuasi sebesar itu, SpaceX akan langsung menjadi perusahaan publik paling berharga kedelapan di dunia, tepat di belakang Broadcom, yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $1,77 triliun, dan tepat di atas Saudi Aramco, yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $1,74 triliun. Masalahnya, banyak analis industri dan investor ritel telah menyatakan kekhawatirannya atas valuasi yang sangat tinggi ini. Alasan utama atas kekhawatiran ini adalah meskipun sebagian besar perusahaan lain dalam kelompok triliunan dolar memiliki profitabilitas yang kuat dari kuartal ke kuartal, SpaceX melaporkan kerugian bersih sekitar $4,9 miliar pada kuartal terakhir. Hanya satu divisinya, Starlink, yang menghasilkan keuntungan. Seperti yang dicatat oleh Motley Fool, perusahaan secara keseluruhan “sangat tidak menguntungkan.”


Diterbitkan : 2026-06-11 12:56:00

sumber : www.fastcompany.com