7 gunung berapi paling berbahaya di dunia
Gunung berapi sering kali dinilai berdasarkan besarnya letusannya, namun ahli vulkanologi mengukur bahayanya secara berbeda. Gunung berapi menjadi sangat berbahaya ketika potensi ledakan bersinggungan dengan populasi besar, infrastruktur penting, atau riwayat aktivitas destruktif. Beberapa gunung berapi paling berbahaya di dunia belum pernah meletus selama beberapa dekade, sementara gunung-gunung lainnya terus meletus dan terus diawasi. Dari gunung berapi yang padat di Italia hingga puncak gunung yang bergejolak di Indonesia dan raksasa lava yang bergerak cepat di Afrika, inilah tujuh gunung berapi yang dianggap para ahli sebagai salah satu ancaman terbesar di Bumi saat ini. 1. Gunung Vesuvius Masih dianggap sebagai salah satu gunung berapi paling berbahaya di dunia karena letaknya yang dekat dengan Napoli, tempat tinggal jutaan orang. Vesuvius terkenal menghancurkan Pompeii dan Herculaneum pada tahun 79 M, namun bahaya terbesarnya saat ini berasal dari banyaknya orang yang hidup dalam jangkauan aliran piroklastik dan hujan abu di masa depan. Para ahli secara rutin menempatkannya di antara gunung berapi dengan risiko tertinggi di Bumi. 2. Gunung Merapi Salah satu gunung berapi paling aktif di bumi, Merapi sering meletus dan menghasilkan aliran piroklastik mematikan yang dapat menuruni lerengnya dengan kecepatan tinggi. Jutaan orang tinggal di wilayah sekitar, termasuk di dekat kota Yogyakarta. Sejarah letusan dahsyatnya yang berulang-ulang menjadikannya salah satu gunung berapi yang paling diawasi secara ketat di Asia Tenggara. 3. Nyiragongo Nyiragongo adalah salah satu gunung berapi yang paling tidak dikenal dalam daftar ini, namun juga salah satu yang paling berbahaya. Ia terkenal dengan lava cairnya yang bergerak jauh lebih cepat daripada aliran vulkanik pada umumnya. Gunung berapi ini menjulang di atas kota Goma, rumah bagi sekitar dua juta orang. Letusan di masa lalu telah mengirimkan lava langsung ke lingkungan perkotaan, memaksa evakuasi massal. 4. Campi Flegrei Seringkali dibayangi oleh Vesuvius, Campi Flegrei sebenarnya bisa menimbulkan ancaman jangka panjang yang lebih besar. Kaldera vulkanik yang sangat besar terletak di bawah wilayah metropolitan Napoli dan telah menunjukkan tanda-tanda kerusuhan dalam beberapa tahun terakhir. Para ilmuwan menganggapnya sebagai salah satu sistem vulkanik paling berbahaya di Bumi karena jutaan orang tinggal di dekatnya, dan potensi letusannya jauh melebihi gunung berapi pada umumnya. 5. Gunung Berapi Taal Meskipun ukurannya relatif kecil, Taal termasuk di antara gunung berapi paling berbahaya di dunia karena sejarah ledakannya dan lokasinya yang dekat dengan daerah padat penduduk. Gunung berapi ini berada di dalam kaldera yang dipenuhi danau, sebuah pengaturan yang dapat memperparah letusan. Letusan besar yang menghasilkan abu telah berulang kali mengganggu kehidupan di wilayah tersebut dan dapat berdampak pada wilayah yang jauh di luar zona bahaya. 6. Gunung Rainier Ancaman terbesar Rainier bukanlah lava melainkan lahar. Semburan lumpur vulkanik besar-besaran dihasilkan ketika letusan mencairkan gletser gunung berapi yang luas. USGS menganggap Rainier sebagai salah satu gunung berapi paling berbahaya di Amerika karena arus yang bergerak cepat ini dapat mengalir melalui lembah-lembah padat penduduk di wilayah Seattle-Tacoma, dan berpotensi berdampak pada ratusan ribu penduduk. 7. Sakurajima Sakurajima adalah salah satu gunung berapi paling aktif di planet ini, yang sering menghasilkan letusan dan emisi abu. Terletak di dekat kota Kagoshima, gunung ini terus dipantau dan berfungsi sebagai pengingat bahwa letusan yang relatif kecil sekalipun dapat menimbulkan bahaya yang signifikan jika ada banyak orang yang tinggal di dekatnya. Aktivitasnya yang terus-menerus dan potensi ledakannya menjadikannya salah satu gunung berapi paling berbahaya di dunia.
Diterbitkan : 2026-06-09 17:29:00
sumber : interestingengineering.com



