Lima cara untuk menjadi orang paling berharga di tim Anda (bukan itu yang Anda pikirkan)

Kebanyakan orang beranggapan bahwa menjadi orang yang paling berharga dalam sebuah tim berarti memberikan hasil maksimal. Output terbaik. Keahlian terdalam. Skor tertinggi pada metrik kinerja apa pun yang diputuskan organisasi adalah hal yang penting tahun ini. Pembingkaian tersebut tidak lengkap sehingga merugikan tim dalam jumlah besar. Orang yang paling berharga dalam sebuah tim jarang sekali merupakan individu dengan kinerja tertinggi. Seringkali, oranglah yang membuat tim bekerja lebih baik: seseorang yang menciptakan kejelasan, menggerakkan keputusan ke depan, dan membantu semua orang di sekitar mereka beroperasi lebih cepat daripada yang bisa mereka lakukan sendirian. Apa ide besarnya? Organisasi telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk membangun sistem yang menghargai pencapaian individu. Namun dalam pekerjaan yang kompleks dan kolaboratif, hasil individu tidak terlalu penting dibandingkan kemampuan kolektif. Kontributor brilian yang bekerja dalam isolasi, menimbun informasi, atau menunda pengambilan keputusan menciptakan hambatan pada tim bahkan saat memberikan hasil. Apa yang membuat seseorang benar-benar diperlukan adalah beberapa perilaku spesifik yang menguatkan orang-orang di sekitarnya. Tak satu pun dari perilaku ini memerlukan senioritas, keahlian, atau peran tertentu. Mereka hanya memerlukan kebiasaan.1. Ubah ambiguitas menjadi langkah selanjutnyaSetiap tim memiliki ambiguitas. Prioritas berubah. Tujuan ditafsirkan ulang. Pemangku kepentingan mengatakan hal-hal yang terdengar jelas dalam rapat dan kemudian menjadi samar-samar ketika semua orang kembali ke meja mereka. Rekan satu tim yang berharga tidak menunggu kejelasan yang sempurna. Mereka menciptakan kejelasan yang cukup untuk menjaga pekerjaan tetap berjalan.
Diterbitkan : 2026-06-09 10:08:00
sumber : www.fastcompany.com



