Kecelakaan jet pribadi menewaskan dua pilot di Republik Dominika

Legenda bisbol Yadier Molina. Berkas | Kredit Foto: Getty Images “Pilot dan kopilot jet pribadi, yang disewa oleh legenda bisbol Yadier Molina, meninggal pada Minggu (7 Juni 2026) dalam kecelakaan yang membara di Republik Dominika bagian timur,” kata pihak berwenang dan mantan pemain tersebut. Sebuah video yang diposting di media sosial menunjukkan kepulan asap besar di landasan pacu Bandara Internasional La Romana, sementara truk menyemprotkan air untuk mencoba mengendalikan api. Institut Penerbangan Sipil Dominika mengatakan pilot dan co-pilot, keduanya warga negara Amerika, tewas. “Tidak ada penumpang yang dilaporkan berada di dalam pesawat,” kata pernyataan tersebut. “Pesawat tersebut mengumumkan keadaan darurat ketika berada sekitar 30 km (16 mil laut) barat daya La Romana” dan jatuh saat berusaha mendarat di sana,” tambahnya. Pihak berwenang mengatakan penyelidikan telah dibuka untuk menentukan penyebab jatuhnya jet Gulfstream G200, yang dapat menampung hingga 18 penumpang. Molina, mantan penangkap untuk Major League Baseball (MLB) St. Louis Cardinals, mengatakan pesawat itu menuju Texas untuk menjemput dia dan keluarganya dan menerbangkan mereka ke negara asalnya Puerto Rico. “Saya turut berduka cita kepada pilot dan keluarga mereka,” tulisnya dalam postingan di Instagram, disertai dengan video pesawat yang mendarat darurat di bandara dan terbakar. Molina dianggap sebagai salah satu penangkap pertahanan terbaik dalam sejarah MLB. Dia memenangkan dua gelar Seri Dunia bersama Cardinals selama karirnya pada 2004-2022. Bandara ini melayani kota wisata La Romana. Pariwisata adalah kunci perekonomian Republik Dominika, negara dengan populasi 11,6 juta orang berlokasi di Karibia. Pada tahun 2021, sembilan orang tewas dalam kecelakaan pesawat pribadi setelah berangkat dari Bandara Internasional Las Americas di ibu kota, Santo Domingo


Diterbitkan : 2026-06-08 06:30:00

sumber : www.thehindu.com