Tiongkok meluncurkan pesawat sayap konsumen pertama di dunia yang terbang beberapa inci di atas air dengan kecepatan 83 mph

NAVEE telah memasuki kategori transportasi yang benar-benar baru dengan debut WaveFly 5X, pesawat sayap di dalam tanah yang berfokus pada konsumen yang dirancang untuk perjalanan di ketinggian rendah di atas air. Perusahaan tersebut meluncurkan kendaraan tersebut selama demonstrasi langsung di Dong Taihu, di mana kendaraan tersebut meluncur melintasi permukaan danau dengan kecepatan tinggi di hadapan audiensi distributor internasional, anggota media, pakar mobilitas, dan mitra industri. Peluncuran ini menandai ekspansi signifikan bagi NAVEE, sebuah perusahaan yang sebelumnya terkenal dengan skuter listrik dan produk mobilitas luar ruangan. Dengan WaveFly 5X, NAVEE kini ingin melampaui transportasi konvensional dan mengeksplorasi apa yang digambarkannya sebagai mobilitas air cerdas di ketinggian rendah. Terbang beberapa inci di atas air WaveFly 5X tidak beroperasi seperti speedboat tradisional. Sebaliknya, ia menggunakan teknologi efek sayap di dalam tanah, sebuah sistem yang memungkinkan pesawat terbang tepat di atas permukaan air sambil memanfaatkan gaya angkat aerodinamis yang dihasilkan antara sayap dan air di bawahnya. Pendekatan itu meningkatkan efisiensi dan mengurangi hambatan pada kecepatan tinggi. Hal ini juga menciptakan pengalaman berkendara yang terasa lebih mirip penerbangan di ketinggian rendah dibandingkan berperahu konvensional. NAVEE membangun WaveFly 5X dengan tata letak sayap tandem ganda dan bodi serat karbon kelas kedirgantaraan. Strukturnya yang ringan membantu pesawat menjaga stabilitas saat melakukan perjalanan di ketinggian rendah di perairan terbuka. Menurut perusahaan, pesawat tersebut mencapai kecepatan hingga 83 mph. Ia mendukung muatan maksimum hampir 309 pon dan dapat melakukan perjalanan hingga 50 mil dalam sekali lari. Perusahaan mendemonstrasikan penjelajahan air dan penerbangan skim pada ketinggian rendah selama acara peluncuran, menyoroti kemampuan pesawat untuk bertransisi dengan mulus melintasi permukaan air tanpa memerlukan landasan pacu tradisional. Rekayasa bertemu dengan rekreasi Pesawat bersayap di dalam tanah bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Para insinyur dan program pertahanan telah bereksperimen dengan teknologi ini selama beberapa dekade, khususnya untuk transportasi militer dan operasi maritim berkecepatan tinggi. Namun sebagian besar desain tetap mahal, sangat terspesialisasi, atau terlalu besar untuk penggunaan rekreasi. NAVEE mencoba mengubah posisi konsep tersebut untuk pasar konsumen. WaveFly 5X menggabungkan elemen-elemen dari teknik kelautan, struktur penerbangan ringan, dan sistem mobilitas listrik ke dalam platform rekreasi yang ringkas. Perusahaan percaya bahwa kombinasi ini dapat membantu membuka segmen baru dalam industri mobilitas ketinggian rendah yang lebih luas. Minat terhadap sektor tersebut terus tumbuh di seluruh dunia. Morgan Stanley memproyeksikan perekonomian global yang berada di dataran rendah akan melebihi $2 triliun pada tahun 2030, didorong oleh investasi pada mobilitas udara perkotaan, transportasi otonom, dan sistem transportasi pribadi alternatif. Meskipun sebagian besar perhatian terfokus pada taksi terbang dan pesawat listrik, NAVEE melihat penerbangan permukaan air sebagai peluang besar lainnya. “Inovasi mobilitas tidak boleh dibatasi oleh medan atau kategori transportasi konvensional,” kata Presiden NAVEE Lu Jian dalam acara tersebut. Dia menggambarkan WaveFly 5X sebagai langkah penting untuk menjadikan transportasi air di ketinggian rendah lebih praktis bagi pengguna individu. Perusahaan juga berencana untuk terus memperluas ekosistem mobilitasnya di seluruh platform darat, air, dan udara. Ambisi pasar global Acara peluncuran ini juga berfungsi sebagai pameran komersial bagi pembeli internasional. NAVEE mengonfirmasi bahwa beberapa distributor menandatangani surat niat untuk memperkenalkan WaveFly 5X di pasar Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan kawasan Asia-Pasifik. Minat distributor tersebut menunjukkan meningkatnya rasa ingin tahu terhadap produk mobilitas rekreasi alternatif, terutama yang memadukan teknik yang terinspirasi dari penerbangan dengan transportasi pribadi. NAVEE tidak mengumumkan harga akhir atau rencana produksi skala besar selama presentasi. Meski begitu, WaveFly 5X menawarkan gambaran sekilas tentang bagaimana perusahaan bereksperimen dengan transportasi di luar jalan raya dan saluran air tradisional. Apakah kendaraan wing-in-ground tingkat konsumen menjadi mainstream masih belum jelas. Namun, peluncuran terbaru NAVEE menunjukkan bahwa perlombaan untuk menentukan mobilitas masa depan semakin berkembang melampaui mobil listrik dan pesawat perkotaan. Bagi perusahaan yang mengejar terobosan transportasi berikutnya, ruang sempit tepat di atas perairan dapat menjadi sebuah tantangan yang semakin kompetitif.


Diterbitkan : 2026-06-05 20:12:00

sumber : interestingengineering.com