Suhu merkuri mencapai 40°C lagi di Vizag dan Anakapalli, Vechalam terpanas pada 43,89°C
Pengunjung menantang laut yang ganas pada hari yang panas dan lembab di Visakhapatnam. Berkas | Kredit Foto: Distrik V. Raju Visakhapatnam dan Anakapalli mengalami kondisi gelombang panas yang hebat pada Jumat (5 Juni 2026), dengan suhu melewati angka 40 derajat Celcius untuk kedua kalinya pada musim ini. Suhu mencapai titik tertinggi sepanjang tahun ini, menimbulkan ketidaknyamanan yang parah bagi penduduk di seluruh wilayah. Menurut data dari stasiun cuaca otomatis milik pemerintah negara bagian, distrik Anakapalli mencatat suhu tertinggi di Andhra Pradesh. Vechalam di Devarapalli mencatat suhu 43,89 derajat Celcius, disusul Makavarapalem 43,74 derajat Celcius, Bhalighattam di wilayah Narsipatnam 43,36 derajat Celcius, dan Devarapalli 42,84 derajat Celcius. Beberapa tempat lain di distrik Anakapalli juga mengalami panas ekstrem, dengan suhu antara 41 hingga 42 derajat Celcius. Mereka termasuk Madugula, Chodavaram, Cheedikada, Kannuripalem (Kasimkota) dan Pamulavaka (Kotlavuratla). Tempat lain, termasuk Seethayyapeta (Butchayyapeta), Pedaboddepalli dan K. Kotapadu, mencatat suhu lebih dari 40 derajat Celcius. Suhu berkisar antara 39 hingga 40 derajat Celcius di banyak tempat. Di distrik Visakhapatnam, Padmanabham adalah tempat terpanas, mencatat 41,62 derajat Celcius sekitar pukul 1 siang Akkireddipalem di Pendurthi diikuti dengan suhu 41,51 derajat Celcius. Bagian lain kota juga melaporkan suhu tinggi. Anandapuram mencatat suhu 39,09 derajat Celcius, sedangkan Simhachalam mencatat 39 derajat Celcius. Gajuwaka mencatat suhu 38,88 derajat Celcius, disusul Maharanipeta 37,5 derajat Celcius. Arilova melaporkan suhu 36,8 derajat Celcius relatif lebih rendah. Selain suhu yang melonjak, warga mengeluhkan kelembapan yang luar biasa tinggi, sehingga membuat kondisi menjadi sangat tidak nyaman. Para pekerja komuter, pedagang kaki lima, petugas polisi lalu lintas, pekerja kantoran, dan pekerja berupah harian menanggung beban terberat dari cuaca panas ini. Banyak warga mengatakan kelembapan mulai terasa sejak pukul 9 pagi, sehingga menyulitkan aktivitas di luar ruangan sepanjang hari. Karena tidak tahan dengan panas dan kelembapan yang terik, banyak orang yang tetap tinggal di dalam rumah. Kios-kios air dan susu mentega di seluruh kota mengalami aliran pelanggan yang stabil. Sementara itu, para orang tua mulai khawatir mengenai pembukaan kembali sekolah. Beberapa pihak mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan penundaan awal tahun ajaran, mengingat suhu tetap di atas 40 derajat Celcius selama seminggu terakhir. Beberapa sekolah swasta dijadwalkan dibuka kembali mulai Senin (6/8/2026) dan para orang tua khawatir anak-anak harus berangkat dan pulang sekolah saat cuaca panas. Diterbitkan – 05 Juni 2026 18:08 IST
Diterbitkan : 2026-06-05 12:47:00
sumber : www.thehindu.com



