Meta mengklaim Agen Bisnis baru dapat membantu perusahaan meningkatkan output hingga 100X lipat

Meta telah meluncurkan sistem AI baru yang dirancang untuk membantu bisnis mengotomatisasi dukungan pelanggan, penjualan, dan operasi harian di seluruh platform pengiriman pesannya. Perusahaan mengatakan Agen Bisnis Meta baru dapat membantu perusahaan meningkatkan produksi sebesar “10X atau 100X” melalui otomatisasi berbasis AI dan keterlibatan pelanggan yang dipersonalisasi. Peluncuran ini memperluas dorongan Meta ke dalam alat AI perusahaan seiring dengan semakin ketatnya persaingan di antara perusahaan teknologi besar yang membangun sistem AI untuk bisnis. Meta mengatakan perusahaan dapat menyebarkan agen dalam hitungan menit atau menghubungkannya langsung ke infrastruktur perusahaan yang ada. Meningkatkan percakapan pelanggan Meta mengatakan lebih dari satu juta bisnis telah menggunakan agen bertenaga AI di WhatsApp dan Messenger untuk berkomunikasi dengan pelanggan sepanjang waktu. Perusahaan kini berencana untuk memperluas kemampuan tersebut secara global ke berbagai skala bisnis. Agen Bisnis dapat menjawab pertanyaan pelanggan, merekomendasikan produk dari katalog, menjadwalkan janji temu, memenuhi syarat prospek, dan membantu menutup penjualan. Bisnis juga dapat memutuskan kapan karyawan manusia harus mengambil alih percakapan. Meta juga memperluas layanannya ke Instagram. Bisnis dapat mengaktifkan alat ini melalui Instagram dan platform bisnis Meta lainnya. Perusahaan mengatakan akses tetap gratis untuk saat ini, meskipun tingkat langganan berbayar akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang. Perusahaan menyoroti lokalisasi sebagai fitur utama. Agen Bisnis dapat merespons dalam bahasa pilihan pelanggan dan menyesuaikan gaya komunikasi perusahaan. Meta mengatakan sistem ini memungkinkan bisnis untuk “muncul di hadapan setiap pelanggan” tanpa perlu memperluas tim dukungan secara signifikan. AI Assistant for Operations Meta juga memposisikan Business Agent sebagai asisten operasional bagi pemilik bisnis dan karyawan. Alat AI dapat menghasilkan briefing pagi yang merangkum percakapan pelanggan yang terlewat dan memunculkan wawasan dari rangkaian pesan yang sedang berlangsung. Meta mengatakan pihaknya awalnya menguji fitur-fitur tersebut dengan bisnis tertentu yang menggunakan WhatsApp Business, Messenger, Instagram Pro, dan Meta Business Suite. Perusahaan berencana untuk memperluas kemampuan asisten lebih jauh. Versi masa depan dapat mendukung riset pasar, analisis produk, manajemen kalender, dan tugas intelijen kompetitif. Meta mengatakan tujuan jangka panjangnya adalah mengurangi overhead operasional sekaligus membantu usaha kecil menangani beban kerja skala perusahaan. Dorongan infrastruktur perusahaan Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Meta memperkenalkan Meta Business Agent Platform, yang menyediakan infrastruktur bagi bisnis yang menerapkan agen AI dalam skala besar. Platform ini memungkinkan bisnis menyesuaikan dan mengelola agen AI sambil menghubungkan mereka dengan sistem eksternal seperti Shopify, Zendesk, dan Shopee. Meta mengatakan integrasi tersebut akan memungkinkan agen untuk melakukan tindakan secara langsung atas nama bisnis, bukan hanya merespons pesan. Perusahaan juga menambahkan kontrol tingkat perusahaan, alat pengukuran, dan pagar pembatas bawaan untuk organisasi yang lebih besar. Meta juga berupaya meningkatkan penemuan bisnis di dalam WhatsApp. Pengguna akan segera dapat mencari bisnis secara langsung melalui aplikasi atau berbagi kartu kontak bisnis dalam obrolan. Perusahaan percaya bahwa fitur penemuan ini dapat membantu bisnis menarik pelanggan baru sambil mempertahankan waktu respons yang lebih cepat melalui sistem pendukung yang didukung AI. Pengumuman ini menandai langkah lain dalam upaya Meta yang lebih luas untuk memperluas AI generatif di seluruh ekosistem konsumen dan bisnis seiring dengan semakin berkembangnya platform perpesanan menjadi pusat perdagangan.


Diterbitkan : 2026-06-03 20:11:00

sumber : interestingengineering.com