AS memberikan sanksi kepada pertukaran kripto terbesar Iran atas tautan IRGC

Gambar yang digunakan untuk representasi | Kredit Foto: Reuters Amerika Serikat mengumumkan sanksi terhadap bursa mata uang kripto terbesar Iran pada Selasa (2 Juni 2026), dan menuduh bursa tersebut memungkinkan pemerintah Iran dan lembaga-lembaga negara yang masuk daftar hitam untuk menghindari sanksi Barat. Sanksi baru tersebut menyusul investigasi Reuters yang dipublikasikan pada 1 Mei, yang menunjukkan bagaimana Nobitex telah menjadi simpul sentral dalam sistem keuangan paralel yang digunakan untuk memproses ratusan juta dolar untuk bank sentral dan bank sentral Iran. Korps Garda Revolusi Islam.Laporan tersebut juga ⁠mengungkapkan bagaimana Nobitex terus beroperasi bahkan setelah penutupan internet yang diberlakukan pemerintah, memproses transaksi jutaan dolar. “Sementara perekonomian Iran sedang anjlok, rezim tersebut memilih untuk mengkooptasi teknologi aset digital untuk agenda korupnya, termasuk menghindari sanksi dan mentransfer kekayaan ke luar negeri,” kata Menteri Keuangan Scott Bessent dalam sebuah pernyataan. Investigasi Reuters menunjukkan bagaimana Nobitex dikendalikan oleh dua bersaudara dari salah satu keluarga paling berkuasa di Iran, yang memiliki hubungan dekat dengan pemimpin tertinggi baru Iran. Keduanya adalah anggota keluarga Kharrazi, salah satu dinasti paling berpengaruh di Republik Islam. ⁠Catatan perusahaan menunjukkan bahwa ketika pertukaran dimulai, saudara-saudara tersebut terdaftar dengan nama keluarga yang jarang digunakan oleh anggota keluarga. Departemen Keuangan AS mengumumkan pada hari Selasa (2 Juni) bahwa dua bersaudara, SEED Mohammad Ali Aghamir Mohammad Ali dan SEED Mohammad Aghamir Mohammad Ali, juga telah diberi sanksi individu, bersama dengan CEO bursa, Amir Hossein Rad.Nobitex telah memberikan “dukungan signifikan” kepada pemerintah Iran dan memfasilitasi a “sejumlah besar” transaksi digital yang terkait dengan IRGC dan bank sentral Iran, Departemen Keuangan AS mengatakan dalam pernyataannya. “Setelah dimulainya operasi tempur AS di Iran, Nobitex berperan dalam melindungi dan memindahkan aset dan dana keluar dari Iran untuk melindungi kekayaan rezim meskipun internet padam.” Nobitex tidak dapat dihubungi untuk ⁠ mengomentari sanksi tersebut, yang diumumkan setelah jam kerja normal di Iran. Dalam ⁠ pernyataan yang dikirim melalui email ke Reuters pada bulan April, Nobitex mengatakan pihaknya tidak memiliki koneksi langsung dengan pemerintah dan membantah membantu negara. Dikatakan bahwa dana terlarang apa pun yang mengalir melalui Nobitex dilakukan tanpa persetujuan atau kesadaran manajemen. Pihak perusahaan juga mengatakan bahwa kedua bersaudara tersebut tidak pernah menggunakan identitas alternatif atau mengubah identitasnya. Diterbitkan – 03 Juni 2026 02:02 IST


Diterbitkan : 2026-06-02 20:32:00

sumber : www.thehindu.com