Spanyol meluncurkan platform tenaga surya terapung yang memanfaatkan laut untuk meningkatkan keluaran listrik
Sebuah perusahaan energi terbarukan di Spanyol telah mengambil langkah lebih dekat untuk menghasilkan tenaga surya di laut, setelah berhasil meluncurkan platform pertama teknologi surya terapung di laut PV-bos. Platform tersebut, diberi nama Paiporta sebagai penghormatan kepada para korban badai DANA, dirancang oleh BlueNewables yang berbasis di Tenerife. Kapal tersebut memasuki air di fasilitas galangan kapal San Enrique di Vigo, Spanyol, pada Senin, 18 Mei 2026. Selama beberapa minggu ke depan, para insinyur diharapkan menyelesaikan commissioning dan persiapan akhir sebelum menarik struktur tersebut ke Valencia. Di sana, platform tersebut akan menjalani validasi operasional dalam kondisi laut terbuka José Luis Torres, manajer umum Astillero San Enrique, mengatakan bahwa galangan kapal bangga berdiri di belakang teknologi yang dapat mengubah tenaga surya laut dan memajukan energi terbarukan di seluruh dunia. “Peluncuran PV-bo mewakili tonggak sejarah yang sangat penting baik bagi Astillero San Enrique maupun bagi industri maritim dan energi secara keseluruhan,” tambahnya. Babak lepas pantai yang baru Sistem Solusi Lepas Pantai (PV-bos) PhotoVoltaic-BlueNewables diciptakan khusus untuk diterapkan di perairan lepas pantai dan lingkungan pelabuhan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi meningkatnya persaingan untuk mendapatkan lahan yang tersedia, sebuah tantangan besar dalam perluasan energi surya. Bernardino Couñago, salah satu pendiri dan CEO perusahaan tersebut, memuji potensi platform tenaga surya. “Peluncuran platform Paiporta menempatkan BlueNewables di antara pemimpin dunia dalam bidang tenaga surya terapung laut dan menunjukkan kemampuan industri dan teknologi yang ada di Galicia dan Spanyol untuk memimpin solusi energi inovatif secara internasional.” Instalasi tenaga surya terapung di lepas pantai dapat mempercepat transisi energi dengan memanfaatkan wilayah laut yang kurang dimanfaatkan. Teknologi ini juga dapat mendukung proyek energi terbarukan hibrida. Menurut perusahaan tersebut, pembangkit listrik ini berpotensi beroperasi berdampingan dengan ladang angin terapung di lepas pantai. Selain itu, infrastruktur bersama dapat memaksimalkan produksi energi dari satu lokasi. Operasi peluncuran memerlukan manuver pengangkatan yang rumit menggunakan derek besar galangan kapal untuk menempatkan platform dengan aman ke dalam air. Couñago juga berterima kasih kepada para pekerja galangan kapal, subkontraktor, dan tim BlueNewables atas upaya mereka dalam menyelesaikan proyek ini. Membuka kunci energi laut BlueNewables menyoroti bahwa nama platform tersebut memberikan penghormatan kepada para korban badai DANA dahsyat yang melanda Komunitas Valencia di Spanyol pada tanggal 29 Oktober 2024. Badai ini mengakibatkan 223 korban jiwa dan 15.000 penduduk mengungsi. Kotamadya Paiporta menjadi salah satu simbol bencana tersebut. Proyek ini juga memberikan peluang yang layak bagi industri pembuatan kapal Spanyol untuk memasuki sektor energi terbarukan yang sedang berkembang. Torres menekankan bahwa proyek ini menunjukkan kemampuan sektor pembuatan kapal dalam menghadirkan teknologi inovatif dan bersaing secara global. “PV-bos ini merupakan hasil bakat, pengalaman dan komitmen tim luar biasa yang berhasil mewujudkan konsep pionir menjadi kenyataan nyata,” lanjutnya dalam siaran pers. Dia menambahkan bahwa proyek ini memperkuat peran galangan kapal di sektor energi terbarukan dan mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang. Proyek ini mendapat dukungan dari beberapa lembaga Spanyol, termasuk Institute for Energy Diversification and Saving (IDAE) melalui program RENMARINAS. Perusahaan juga mendapat manfaat dari kolaborasi dengan SOERMAR dan Astilleros San Enrique.
Diterbitkan : 2026-06-01 21:59:00
sumber : interestingengineering.com



