Senapan MK24 penukar kaliber lapangan operasi khusus AS untuk pertempuran 7,62 dan jangkauan 6,5
Senapan baru yang ditujukan untuk pasukan operasi khusus AS dapat beralih antara amunisi 7,62 mm NATO dan 6,5 mm Creedmoor dalam waktu sekitar satu menit, memberikan operator cara untuk beradaptasi terhadap perubahan persyaratan misi tanpa membawa sistem senjata terpisah. Senjata yang dikenal dengan nama MK24 Medium Range Gas Gun Assault (MRGG-A) ini akan mulai menjangkau unit sebelum akhir tahun fiskal. Komando Operasi Khusus AS (SOCOM) memilih platform tersebut untuk menggantikan MK17 SCAR dan memberikan kontrak 10 tahun senilai $92 juta kepada pabrikan LMT Defense tahun lalu. Senapan ini juga mendukung upaya SOCOM yang lebih luas untuk meningkatkan kinerja pada jarak yang lebih jauh dengan tetap menjaga fleksibilitas di lapangan. Dibangun untuk fleksibilitas Fitur utama MK24 adalah sistem barel yang dapat diganti dengan cepat. Operator dapat menukar antara konfigurasi 7,62 mm NATO dan 6,5 mm Creedmoor dalam waktu sekitar satu menit, sehingga senjata dapat beradaptasi dengan kebutuhan operasional yang berbeda. Persyaratan tersebut muncul dari tantangan penerapan di dunia nyata. Pasukan AS sering beroperasi bersama militer mitranya yang mengandalkan stok amunisi berbeda. Dengan memungkinkan perubahan kaliber yang cepat, MK24 dapat terus menggunakan peluru 7,62mm yang tersedia secara luas sambil memberi operator akses ke Creedmoor 6,5mm ketika misi memerlukan akurasi jarak jauh yang lebih besar. LMT Defense merancang senapan dengan laras 14,5 inci, menciptakan paket yang ukurannya lebih dekat dengan karabin M4. Meskipun memiliki ukuran yang kompak, senjata ini bertujuan untuk memberikan kinerja yang diharapkan dari sistem yang lebih besar dan berfokus pada presisi. Mengapa 6.5 Creedmoor Penerapan Creedmoor 6.5mm mencerminkan pengujian bertahun-tahun oleh SOCOM saat mengevaluasi alternatif pengganti peluru militer lama. Komando tersebut memeriksa hampir dua lusin jenis amunisi dan dilaporkan menemukan bahwa Creedmoor 6,5 mm memberikan kinerja keseluruhan terkuat pada jarak mendekati 1.000 meter. Keuntungan ini telah menarik minat yang semakin besar di kalangan militer. Meskipun NATO 7,62mm tetap menjadi andalan pasukan AS, peluru yang lebih baru telah menunjukkan peningkatan akurasi jarak jauh dan retensi energi. Angkatan Darat telah mulai memperkenalkan Senjata Pasukan Generasi Selanjutnya yang berukuran 6,8x51mm sebagai bagian dari upaya modernisasi serupa. Bagi SOCOM, peralihan ini bukan sekadar penggantian amunisi. Komando tersebut telah menghabiskan beberapa tahun mencari sistem senjata yang dapat menyerang sasaran yang lebih jauh sekaligus mengurangi beban logistik pada unit yang dikerahkan. Memperluas kemampuan jangka panjang MK24 adalah salah satu bagian dari program modernisasi senjata kecil yang lebih luas. Dalam beberapa tahun terakhir, SOCOM telah mengeksplorasi senapan dan senapan mesin baru yang mampu memperluas jarak tembak melebihi platform yang ada. Upaya tersebut menghasilkan kontrak untuk senapan sniper 6,5 mm baru dari Geissele Automatics dan senapan mesin ringan yang dilengkapi dengan .338 Norma Magnum dari Sig Sauer. Meskipun penggunaan senapan mesin telah dihentikan sementara, program tersebut mencerminkan minat SOCOM pada peluru yang menawarkan efektivitas lebih besar pada jarak yang lebih jauh sekaligus mengurangi bobot sistem. Pejabat yang terlibat dalam program ini menyoroti akurasi dan kemampuan beradaptasi MK24 sebagai keunggulan utama. Selain menggantikan MK17 SCAR, senapan ini memperkenalkan pendekatan modular yang memungkinkan satu platform untuk mengisi banyak peran. Saat penerjunan dimulai, senjata ini akan memberikan unit operasi khusus kemampuan untuk memindahkan muatan tempur 7,62 mm dan konfigurasi jarak jauh 6,5 mm dengan gangguan minimal di lapangan.
Diterbitkan : 2026-06-01 23:38:00
sumber : interestingengineering.com



