• Biro Keamanan Nasional Taiwan melaporkan 2,63 juta serangan siber setiap hari dari Tiongkok pada tahun 2025, naik 6% dibandingkan tahun lalu
  • Serangan sering kali terjadi bersamaan dengan patroli militer atau acara politik, yang dipandang sebagai bagian dari strategi “perang hibrida” Tiongkok
  • Kelompok yang terkait dengan Tiongkok seperti Volt Typhoon dan Brass Typhoon melakukan spionase dan pencurian data yang selaras dengan kepentingan nasional

Organisasi infrastruktur penting di Taiwan menghadapi serangan yang terus meningkat serangan siber datang dari tetangganya yang semakin agresif, Tiongkok.

Biro Keamanan Nasional Taiwan menerbitkan data baru tentang jumlah serangan siber yang berasal dari Tiongkok, dan mengklaim bahwa insiden terhadap rumah sakit, bank, lembaga pemerintah, dan sejenisnya, meningkat 6% pada tahun 2025, dibandingkan tahun sebelumnya.





Tautan sumber